Ratusan Anggota Keluarga ISIS Kabur ke Raqqa
Selasa, 29 Desember 2015 - 14:59 WIB
Ratusan Anggota Keluarga ISIS Kabur ke Raqqa
A
A
A
DAMASKUS - Sebanyak 300 anggota keluarga militan ISIS melarikan diri dari sebuah kota di Suriah utara. Mereka meninggalkan kota Manbej, di pedesaan utara Aleppo, menunju ibukota de facto kelompok militan itu, Raqqa.
Menurut kelompok Observatorium HAM untuk Suriah, para anggota keluarga ISIS kabur seiring pegerakan militer Suriah dan kelompok pemberontak Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang merangsek maju ke sejumlah wilayah yang dikuasai oleh ISIS, seperti dikutip dari Xinhua, Selasa (29/12/2015).
Para anggota keluarga ISIS tersebut kabur setelah SDF berhasil memotong jalan yang menghubungkan Manbej dengan daerah lain yang dikendalikan oleh ISIS di tepi barat sungai Efrat.
Sedangkan jalur sisi timur kota Manbej yang menghubungkan dengan kota lain juga berhasil dikuasai oleh tentara Suriah. Secara tidak langsung, kota itu pun sudah terkepung oleh musuh-musuh ISIS.
SDF adalah pasukan aliansi pemberontak yang baru dibentuk dan mendapat dukungan dari Barat. Mereka adalah gabungan dari suku Kurdi, suku Arab Suriah, kelompok Asyur Syriac Christian dan milisi Turkmen. Mereka bekerjasama dengan Unit Perlindungan Suku Kurdi (YPG).
Kelompok ini terkonsentrasi untuk melawan ISIS di Suriah utara. Baru-baru ini mereka berhasil memukul pasukan ISIS di Suriah utara, terutama di provinsi timur laut dari al-Hasakah. Meski begitu, kelompok ini tidak bekerjasama dan tidak juga memerangi pasukan pemerintah.
Menurut kelompok Observatorium HAM untuk Suriah, para anggota keluarga ISIS kabur seiring pegerakan militer Suriah dan kelompok pemberontak Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang merangsek maju ke sejumlah wilayah yang dikuasai oleh ISIS, seperti dikutip dari Xinhua, Selasa (29/12/2015).
Para anggota keluarga ISIS tersebut kabur setelah SDF berhasil memotong jalan yang menghubungkan Manbej dengan daerah lain yang dikendalikan oleh ISIS di tepi barat sungai Efrat.
Sedangkan jalur sisi timur kota Manbej yang menghubungkan dengan kota lain juga berhasil dikuasai oleh tentara Suriah. Secara tidak langsung, kota itu pun sudah terkepung oleh musuh-musuh ISIS.
SDF adalah pasukan aliansi pemberontak yang baru dibentuk dan mendapat dukungan dari Barat. Mereka adalah gabungan dari suku Kurdi, suku Arab Suriah, kelompok Asyur Syriac Christian dan milisi Turkmen. Mereka bekerjasama dengan Unit Perlindungan Suku Kurdi (YPG).
Kelompok ini terkonsentrasi untuk melawan ISIS di Suriah utara. Baru-baru ini mereka berhasil memukul pasukan ISIS di Suriah utara, terutama di provinsi timur laut dari al-Hasakah. Meski begitu, kelompok ini tidak bekerjasama dan tidak juga memerangi pasukan pemerintah.
(ian)