Sejak September, Rusia Telah Hancurkan 2.000 Truk BBM ISIS
Jum'at, 25 Desember 2015 - 22:26 WIB
Sejak September, Rusia Telah Hancurkan 2.000 Truk BBM ISIS
A
A
A
MOSKOW - Militer Rusia menyatakan, pasukan Rusia telah menghancurkan 37 fasilitas ekstraksi dan pengolahan minyak milik ISIS dalam seminggu terakhir.
"Selama pekan lalu, 37 fasilitas ekstraksi dan pengolahan minyak yang digunakan oleh kelompok teroris hancur, serta 17 konvoi yang mengangkut produk minyak," kata Staf Umum Kepala Operasional Direktorat Umum Angkatan Bersenjata Rusia, Letjen Sergey Rudskoy, dikutip dari TASS, Jumat (25/12/2015).
Tidak hanya itu, Rudskoy juga mengatakan, mereka berhasil menghancurkan 2.000 truk tangki minyak milik ISIS sejak awal operasi militer di Suriah.
Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, ISIS memiliki sekitar 8.500 truk tangki minyak yang mengangkut sekitar 200.000 barel per hari. Serangan udara yang dilakukan oleh pasukan Rusia berhasil menurunkan jumlah pendapatan kelompok militan itu dari USD 3 juta perhari menjadi USD 1,5 juta per hari.
Pada pertengahan November, para pejabat militer Rusia mengumumkan bahwa serangan udara mereka akan berkonsentrasi pada fasilitas penggalian, penyimpanan, pengangkutan, dan pengolahan minyak yang dikendalikan oleh ISIS.
"Selama pekan lalu, 37 fasilitas ekstraksi dan pengolahan minyak yang digunakan oleh kelompok teroris hancur, serta 17 konvoi yang mengangkut produk minyak," kata Staf Umum Kepala Operasional Direktorat Umum Angkatan Bersenjata Rusia, Letjen Sergey Rudskoy, dikutip dari TASS, Jumat (25/12/2015).
Tidak hanya itu, Rudskoy juga mengatakan, mereka berhasil menghancurkan 2.000 truk tangki minyak milik ISIS sejak awal operasi militer di Suriah.
Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, ISIS memiliki sekitar 8.500 truk tangki minyak yang mengangkut sekitar 200.000 barel per hari. Serangan udara yang dilakukan oleh pasukan Rusia berhasil menurunkan jumlah pendapatan kelompok militan itu dari USD 3 juta perhari menjadi USD 1,5 juta per hari.
Pada pertengahan November, para pejabat militer Rusia mengumumkan bahwa serangan udara mereka akan berkonsentrasi pada fasilitas penggalian, penyimpanan, pengangkutan, dan pengolahan minyak yang dikendalikan oleh ISIS.
(ian)