Dicatut Saudi, Beberapa Negara Bantah Gabung Koalisi Islam

Kamis, 17 Desember 2015 - 08:48 WIB
Dicatut Saudi, Beberapa...
Dicatut Saudi, Beberapa Negara Bantah Gabung Koalisi Islam
A A A
RIYADH - Beberapa negara Islam merasa dicatut Arab Saudi untuk bergabung dalam Koalisi Islam untuk melawan teroris, termasuk ISIS. Beberapa negara itu mengaku tidak tahu pembentukan Koalisi Islam dan tiba-tiba diklaim menjadi anggotanya.

Pada hari Selasa lalu, Menteri Pertahanan yang juga Deputi Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman mengumumkan pembentukan Koalisi Islam atau Aliansi Militer Islam untuk memerangi teroris. Putra Raja Salman bin Abdulaziz itu mengatakan Koalisi Islam terdiri dari 34 negara Islam untuk melawan teroris di Irak, Suriah, Libya, Mesir dan Afghanistan.

Ke-34 negara itu adalah Arab Saudi, Yordania, Uni Emirat Arab (UEA), Pakistan, Bahrain, Bangladesh, Benin, Turki, Chad, Togo, Tunisia, Djibouti, Senegal, Sudan, Sierra Leone, Somalia, Gabon, Guinea, Palestina, Republik Federal Islam Komoro, Qatar, Cote d'Ivoire, Kuwait, Libanon, Libya, Maladewa, Mali, Malaysia, Mesir, Maroko, Mauritania, Niger, Nigeria dan Yaman.

Menteri Luar Negeri Saudi, Adel al-Jubeir, mengatakan anggota Koalisi Islam akan berbagi data intelijen untuk melawan kelompok militan seperti ISIS atau Daesh dan Al-Qaeda. ”Tidak ada yang dari meja,” katanya, mengacu kemungkinan pengerahan pasukan darat.

Sehari setelah pengumuman dari Pangeran Mohammed, Pakistan membantah telah bergabung dalam Koalisi Islam. Menteri Luar Negeri Pakistan, Aizaz Chaudhry, mengatakan kepada para wartawan bahwa dia tahu soal pembentukan Koalisi Islam melalui pemberitaan media.

Menurutnya, seperti dikutip media setempat, Dawn, Pakistan tidak berkonsultasi tentang hal itu. Chaudhry menambahkan bahwa, Islamabad sedang mencari rincian tentang kesalahpahaman tersebut.

Malaysia juga membantah mengambil bagian dalam keanggotaan Koalisi Islam. Menteri Pertahanan Malaysia, Hishammuddin Hussein, mengatakan kepada wartawan bahwa Kuala Lumpur tidak akan bergabung dengan Riyadh dalam Koalisi Islam melawan teroris.

Sedangkan Indonesia yang diklaim Saudi mendukung Koalisi Islam mengaku skeptis dengan Aliansi Militer yang dipimpin Saudi itu. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia, Armanatha Nasir,mengatakan penting bagi Indonesia untuk memiliki rincian jelas tentang Koalisi Islam sebelum memutuskan mendukung atau tidak.

Namun, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Indonesia, Luhut Pandjaitan dengan tegas menolak bergabung.”Kami tidak ingin bergabung dengan aliansi militer,” katanya.

Irak sendiri mengaku bingung dengan peran Koalisi Islam. ”Hal ini sangat membingungkan bagi kita. Siapa yang akan menjadi salah satu memimpin perang melawan terorisme di wilayah itu? "tanya Nasser Nouri, juru bicara Kementerian Pertahanan Irak, seperti dikutip Wall Street Journal.“Apakah akan menjadi koalisi internasional yang lebih besar, dan jika demikian, apa yang akan menjadi titik (kekuatan) yang dimiliki aliansi baru ini.
(mas)
Berita Terkait
4 Fakta Pakistan Akan...
4 Fakta Pakistan Akan Bantu Arab Saudi jika DIserang
3 Alasan Pakistan Kirim...
3 Alasan Pakistan Kirim Pasukan dan Jet Tempurnya ke Arab Saudi, Salah Satunya Dapat Kompensasi Rp85 Triliun
10 Negara Mayoritas...
10 Negara Mayoritas Muslim yang Mengajukan Diri Bergabung BRICS
Kedua Negara Tegang,...
Kedua Negara Tegang, Panglima Militer Pakistan Sambangi Arab Saudi
Jet Tempur Pakistan...
Jet Tempur Pakistan Kini Ikut Jaga Wilayah Saudi, Riyadh Mulai Tak Lagi Percaya AS?
4 Fakta Pakta Pertahanan...
4 Fakta Pakta Pertahanan Nuklir Saudi - Pakistan Tak Membahayakan India
Berita Terkini
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
59 menit yang lalu
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
2 jam yang lalu
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
3 jam yang lalu
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
6 jam yang lalu
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
9 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
10 jam yang lalu
Infografis
Megawati Hangestri Gabung...
Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea Selatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved