NATO Ketakutan Militer Rusia Bisa Blokir Laut Baltik dalam Sekejap

Jum'at, 11 Desember 2015 - 10:17 WIB
NATO Ketakutan Militer...
NATO Ketakutan Militer Rusia Bisa Blokir Laut Baltik dalam Sekejap
A A A
BRUSSELS - NATO menyatakan ketakutannya dengan militer Rusia yang bisa memblokir Laut Baltik dalam sekejap melalui latihan perang berskala besar tanpa peringatan. Yang membuat NATO takut, karena militer Rusia dalam latihannya melibatkan serangan nuklir.

Komandan NATO yang juga Jenderal Angkatan Darat AS di Eropa, Ben Hodges mengatakan, alarm telah meningkat terkait sifat agresif latihan militer Rusia baru-baru ini.

Menurutnya, NATO sudah lebih melakukan manuver, bahkan pengamat dari Rusia ikut diundang untuk hadir. ”Kami mencari tahu tentang kegiatan mereka (Rusia) yang sedang terjadi,” kata Hodges.

Kami telah melihat mereka melakukan latihan (yang melibatkan) serangan nuklir,” lanjut Hodges, seperti dikutip news.com.au, Jumat (11/12/2015).

Mereka tidak (mengatakan) tanah yang abu-abu, dan tanah perak, atau tanah merah, atau hal-hal seperti itu. Mereka mengatakan 'NATO adalah musuh'. Maksud saya, mereka cukup tumpul tentang hal itu,” imbuh Jenderal Hodges.

Hodges juga mengatakan dalam briefing Pentagon baru-baru ini bahwa, manuver Rusia termasuk latihan serangan nuklir di kantong strategis Kaliningrad (antara Polandia dan Lithuania) telah membuktikan bahwa Moskow bisa memblokir akses ke Laut Baltik di utara Eropa.

Dia melanjutkan, Rusia telah mengumpulkan sejumlah besar kemampuan di pos militer, termasuk pertahanan udara, rudal anti-kapal dan peralatan jamming. Mereka bisa membuat kita sangat sulit untuk bangkit menuju ke Laut Baltik jika kita perlu untuk kontingensi,” imbuh Hodges.

Masih menurut Hodges, para pejabat Rusia juga telah berbicara, di mana Denmark, Swedia dan Rumania menjadi target serangan nuklir. ”Anda bisa mengerti mengapa sekutu kami di sisi timur NATO, khususnya di kawasan Baltik gugup, gelisah,” katanya.


Hodges menekankan pada anggota NATO di Eropa untuk meningkatkan pertahanan mereka sendiri. Kami tidak ingin Rusia untuk salah perhitungan bahwa kita tidak mampu atau bersedia untuk menanggapinya,” ujarnya.
(mas)
Berita Terkait
Jerman Berikan Bantuan...
Jerman Berikan Bantuan Perang untuk Ukraina Sebesar 6,5 Trilyun Rupiah
7.500 Pasukan Gabungan...
7.500 Pasukan Gabungan NATO Gelar Latihan Perang di Pangkalan Militer Jerman
Waspadai Perang Rusia...
Waspadai Perang Rusia Ukraina, NATO Gelar Latihan di Laut Baltik
NATO Peringatkan Rusia:...
NATO Peringatkan Rusia: Patuhi Kewajiban Internasional atau Hadapi Konsekuensinya
NATO Meradang Rusia...
NATO Meradang Rusia Tangguhkan Misi Diplomatik
Terungkap, NATO Sudah...
Terungkap, NATO Sudah Lama Merencanakan Perluasan Wilayah Dekat Rusia
Berita Terkini
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
53 menit yang lalu
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
2 jam yang lalu
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
4 jam yang lalu
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
6 jam yang lalu
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
9 jam yang lalu
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
10 jam yang lalu
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved