JK: Demokrasi Jalan bagi Tercapainya Kesejahteraan Rakyat
Kamis, 10 Desember 2015 - 16:58 WIB
JK: Demokrasi Jalan bagi Tercapainya Kesejahteraan Rakyat
A
A
A
JAKARTA - Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla (JK) mengatakan, demokrasi bukanlah sebuah akhir, melainkan salah satu cara untuk membuka jalan bagi tercapainya kesejahteraan rakyat. Pernyatan itu diutarakan JK kala membuka Bali Democracy Forum (BBF) edisi ke VIII.
“Demokrasi bukan tujuan, melainkan cara mencapai tujuan kesejahteraan rakyat," ujar JK dalam keterangan pers yang diterima Sindonews dari Kementerian Luar Negeri Indonesia pada Kamis (10/12).
Dalam pertemuan yang bertemakan Democracy and Effective Public Governance, JK turut menyampaikan bahwa demokrasi juga bertujuan menjamin kesetaraan dan kemakmuran rakyat melalui pemerintahan yang efektif.
"Demokrasi tidak bisa ditegakkan dengan kekerasan, tapi harus dengan cara demokratis dengan mempertimbangan keunikan masing-masing negara. Oleh karena itu, BDF adalah forum yang tepat untuk berdiskusi dan bertukar pengalaman dalam menjalankan demokrasi," sambungnya.
Di kesempatan yang sama, JK juga mengatakan, ekstrimisme dan radikalisme yang terjadi di beberapa Negara disebabkan oleh kurangnya perhatian pemimpin dan pemerintah terhadap aspirasi masyarakatnya.
"Hal ini telah menyebabkan maraknya ketidakadilan, kemiskinan, dan penguasaan salah satu kelompok terhadap kelompok lain sebagai cikal bakal konflik internal, serta sumber kerentanan terhadap intervensi eksternal," imbuhnya.
Sementara itu, JK menambahkan, demokrasi di Indonesia berjalan semakin matang. Menurut JK, ini terbukti dengan penyelenggaraan Pilkada serentak di 269 daerah yang berlangsung aman, tertib, dan damai yang berlangsung kemarin.
“Demokrasi bukan tujuan, melainkan cara mencapai tujuan kesejahteraan rakyat," ujar JK dalam keterangan pers yang diterima Sindonews dari Kementerian Luar Negeri Indonesia pada Kamis (10/12).
Dalam pertemuan yang bertemakan Democracy and Effective Public Governance, JK turut menyampaikan bahwa demokrasi juga bertujuan menjamin kesetaraan dan kemakmuran rakyat melalui pemerintahan yang efektif.
"Demokrasi tidak bisa ditegakkan dengan kekerasan, tapi harus dengan cara demokratis dengan mempertimbangan keunikan masing-masing negara. Oleh karena itu, BDF adalah forum yang tepat untuk berdiskusi dan bertukar pengalaman dalam menjalankan demokrasi," sambungnya.
Di kesempatan yang sama, JK juga mengatakan, ekstrimisme dan radikalisme yang terjadi di beberapa Negara disebabkan oleh kurangnya perhatian pemimpin dan pemerintah terhadap aspirasi masyarakatnya.
"Hal ini telah menyebabkan maraknya ketidakadilan, kemiskinan, dan penguasaan salah satu kelompok terhadap kelompok lain sebagai cikal bakal konflik internal, serta sumber kerentanan terhadap intervensi eksternal," imbuhnya.
Sementara itu, JK menambahkan, demokrasi di Indonesia berjalan semakin matang. Menurut JK, ini terbukti dengan penyelenggaraan Pilkada serentak di 269 daerah yang berlangsung aman, tertib, dan damai yang berlangsung kemarin.
(esn)