Medvedev: Rusia Tolak Ajakan Perang Turki

Rabu, 09 Desember 2015 - 18:39 WIB
Medvedev: Rusia Tolak...
Medvedev: Rusia Tolak Ajakan Perang Turki
A A A
MOSKOW - Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev menuturkan, Rusia tidak akan terpancing provokasi Turki. Menurutnya, Turki telah mengajak Rusia untuk berperang dengan menembak Su-24, namun Moskow telah menolak provokasi itu.

Medvedev mengatakan, perang secara terbuka adalah pilihan terakhir dan yang paling buruk. Untuk saat ini, lanjut orang kedua di Rusia itu, pihaknya cukup memberikan respon secara diplomatik.

"Ankara telah menyediakan lahan untuk berperang. Tetapi Rusia telah menolak untuk menanggapi sejalan ajakan tersebut," ucap Medvedev, seperti dilansir Sputnik pada Rabu(9/12).

"Tentu, perang adalah pilihan terburuk. Sebagai soal fakta, Turki telah melanggar semua standar hukum internasional, mereka melakukan tindakan agresi terhadap kita dan pada dasarnya memberikan tanah untuk perang. Namun, kami memutuskan untuk meberikan respon diplomatik," sambungnya.

Negeri Beruang Merah itu sejauh ini memang baru menjatuhkan sanksi ekonomi kepada Turki atas insiden itu. Akibat sanksi Rusia tersebut, Turki diprediksi akan kehilangan pemasukan hingga jutaan dolar.
(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
2 jam yang lalu
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
3 jam yang lalu
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
4 jam yang lalu
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
5 jam yang lalu
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
6 jam yang lalu
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
6 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved