Turki Serukan Rusia Batalkan Sanksi Ekonomi

Senin, 07 Desember 2015 - 10:02 WIB
Turki Serukan Rusia...
Turki Serukan Rusia Batalkan Sanksi Ekonomi
A A A
ANKARA - Ankara menyerukan Rusia untuk membatalkan sanksi ekonomi terhadap Turki. Seruan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu.

”Ekonomi dan perdagangan selalu mengambil posisi khusus dalam hubungan bilateral kita. Kami percaya tidak benar karena insiden menyedihkan untuk memungkinkan merusak hubungan kita, yang telah mengembangkan basis yang kuat atas upaya bertahun-tahun," katanya dalam wawancara dengan kantor berita Itar-Tass, kemarin.

Dia mengatakan, kedua negara telah berbagi pemahaman perdagangan dan hubungan ekonomi yang tidak boleh dipengaruhi oleh perselisihan politik.

“Dari eskalasi ketegangan saat ini, kita harus dengan darah dingin dan sesegera mungkin mengatasi periode ini dan kembali (memulihkan) hubungan kami. Kita harus keberatan, jika insiden menyedihkan ini akan menanggung risiko konsekuensi abadi dan akan membangun ancaman konsekuensi abadi, juga akan berisi bahaya yang merumitkan hubungan antara rakyat kita,” lanjut Menlu Turki itu.

”Kami menganggap itu wajar untuk kepentingan negara kita dan masa depan guna meninjau langkah-langkah dan juga untuk membatalkan(sanksi ekonomi) segera. Jika tidak, langkah-langkah ekonomi itu akan mempengaruhi secara langsung perekonomian negara dan akan menyebabkan konsekuensi negatif bagi orang-orang Rusia, tidak ada hanya untuk orang-orang Turki,” imbuh dia.

Hubungan antara Moskow dan Ankara memburuk setelah pesawat tempur F-16 Turki menembak jatuh pesawat jet pembom Su-24 Rusia di perbatasan Suriah-Turki. Ankara mengklaim pesawat jet Su-24 Rusia melanggar wilayah udara Turki. Namun, Kementerian Pertahanan Rusia menegaskan pesawat pembom itu tidak pernah meninggalkan wilayah udara Suriah dan tidak ada pelanggaran terhadap wilayah udara Turki.
(mas)
Berita Terkait
10 Negara Asal Serdadu...
10 Negara Asal Serdadu ISIS Terbanyak, Rusia Capai 5.000 Orang
Sekutu AS Tuduh Turki...
Sekutu AS Tuduh Turki Beri Zona Aman untuk ISIS
Teroris ISIS Neil Christopher...
Teroris ISIS Neil Christopher Prakash Dipulangkan ke Australia
Erdogan: Intelijen Turki...
Erdogan: Intelijen Turki Habisi Pemimpin Teroris ISIS di Suriah
Intelijen AS dan Inggris...
Intelijen AS dan Inggris Minta ISIS Serang Pangkalan Militer Rusia di Suriah
Rusia Pulangkan 145...
Rusia Pulangkan 145 Anak Militan ISIS dari Suriah dan Irak
Berita Terkini
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
28 menit yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
1 jam yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
2 jam yang lalu
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
2 jam yang lalu
Sultan Brunei Reshuffle...
Sultan Brunei Reshuffle Kabinet Besar-besaran, Pangeran 'Instagrammer' Jadi Menlu
3 jam yang lalu
Surat Netanyahu Ungkap...
Surat Netanyahu Ungkap Upaya Israel Ganti Bantuan AS dengan Integrasi Militer: Rencana Saya
3 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved