Rusia: ISIS Telah Masuk ke Thailand
Jum'at, 04 Desember 2015 - 16:40 WIB
Rusia: ISIS Telah Masuk ke Thailand
A
A
A
BANGKOK - Sebuah surat rahasia yang berasal dari Badan Intelijen Rusia, FSB, yang ditujukan kepada Kepolisian Thailand telah bocor ke kalangan media setempat.
Surat yang ditandangani oleh Wakil Kepala Cabang FSB Khusus Thailand itu memperingatkan kepolisian Thailand bahwa 10 orang milisi ISIS telah masuk ke negara tersebut.
Mereka masuk ke Thailand antara tanggal 15 dan 31 Oktober dengan target menyerang sejumlah lokasi yang menjadi kepentingan Rusia.
"Mereka bepergian secara terpisah. Empat orang pergi ke Pattaya, dua ke Phuket, dua ke Bangkok dan dua lainnya ke sebuah lokasi yang belum diketahui," begitu bunyi surat dari FSB seperti dikutip dari Daily Mail, Jumat (4/12/2015).
"Tujuan mereka adalah untuk menciptakan insiden buruk yang dapat mempengaruhi Rusia serta hubungan Rusia dengan Thailand," demikian bunyi surat tersebut.
Menanggapi surat FSB tersebut, wakil juru bicara polisi Thailand Songpol Wattanachai mengatakan bahwa hal itu masih harus dibuktikan kebenarannya.
"Sejauh ini, berita intelijen seperti itu masih harus dibuktikan. Kita tidak memiliki bukti keberadaan mereka di sini nyata atau tidak," kata Wattanachai. "Kami sangat yakin dengan kemanan di sini, namun kami juga tidak akan mengabaikan informasi tersebut," tandasnya
Surat yang ditandangani oleh Wakil Kepala Cabang FSB Khusus Thailand itu memperingatkan kepolisian Thailand bahwa 10 orang milisi ISIS telah masuk ke negara tersebut.
Mereka masuk ke Thailand antara tanggal 15 dan 31 Oktober dengan target menyerang sejumlah lokasi yang menjadi kepentingan Rusia.
"Mereka bepergian secara terpisah. Empat orang pergi ke Pattaya, dua ke Phuket, dua ke Bangkok dan dua lainnya ke sebuah lokasi yang belum diketahui," begitu bunyi surat dari FSB seperti dikutip dari Daily Mail, Jumat (4/12/2015).
"Tujuan mereka adalah untuk menciptakan insiden buruk yang dapat mempengaruhi Rusia serta hubungan Rusia dengan Thailand," demikian bunyi surat tersebut.
Menanggapi surat FSB tersebut, wakil juru bicara polisi Thailand Songpol Wattanachai mengatakan bahwa hal itu masih harus dibuktikan kebenarannya.
"Sejauh ini, berita intelijen seperti itu masih harus dibuktikan. Kita tidak memiliki bukti keberadaan mereka di sini nyata atau tidak," kata Wattanachai. "Kami sangat yakin dengan kemanan di sini, namun kami juga tidak akan mengabaikan informasi tersebut," tandasnya
(ian)