Kremlin Dituding Ekspansi Pangkalan Militer di Suriah

Jum'at, 04 Desember 2015 - 13:22 WIB
Kremlin Dituding Ekspansi...
Kremlin Dituding Ekspansi Pangkalan Militer di Suriah
A A A
HOMS - Kremlin dituding memperluas pangkalan militer di wilayah Suriah. Tudingan itu disampaikan para aktivis Suriah.

Menurut para aktivis, Rusia membangun pangkalan udara kedua untuk misi tempurnya di Suriah. Pembangunan itu berlangsung di pangkalan udara Shaayrat, sekitar 40 kilometer (25 mil) sebelah tenggara dari Kota Homs.

Ekspansi pangkalan militer Kremlin itu memungkinkan Rusia menggencarkan serangan udaranya terhadap kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dan kelompok teror lain di Suriah.

Rusia diketahui mulai meluncurkan agresi terhadap ISIS di Suriah sejak 30 September 2015 menggunakan pangkalan udara Basel al-Assad milik rezim Suriah di Provinsi Latakia. Di pangkalan udara itulah, pesawat jet pembom Su-24 dan helikopter militer Rusia setiap harinya lepas landas. Pangkalan militer itu juga dikenal sebagai pangkalan Hmeimim.

Bebars Al-Talawi, seorang aktivis yang berbasis di Homs dan Rami Abdurrahman, Direktur Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, melaporkan bahwa militer Rusia melakukan aktivitas di Shaayrat. Namun, belum ada tanda-tanda Rusia mengoperasikan pesawat-pesawat jet tempurnya di pangkalan itu.

Menurut Al-Talawi, ada laporan bahwa senjata Rusia, termasuk artileri, telah dibawa pangkalan itu dalam beberapa hari terakhir. Dia membenarkan bahwa landasan pacu di pangkalan itu sedang diperluas, namun belum digunakan oleh pesawat tempur Rusia.

Pemerintah Rusia belum berkomentar terkait tudingan melakukan ekspansi pangkalan militer di Suriah. Sementara itu, seorang pejabat militer AS yang berbicara dengan syarat anonim mengatakan bahwa AS telah melihat personel militer Rusia di Shaayrat, tapi tidak pesawat tempur Rusia di sana.

Pada briefing Pentagon secara terpisah Rabu lalu, juru bicara militer AS di Baghdad, Kolonel Steve Warren, mengatakan kepada wartawan bahwa Rusia telah memperluas basis militernya di Suriah.”Fasilitas sekitar empat atau mungkin lima tempat yang berbeda di dalam dan sekitar wilayah Latakia,” katanya, seperti dikutip AP, semalam.
(mas)
Berita Terkait
Intelijen AS dan Inggris...
Intelijen AS dan Inggris Minta ISIS Serang Pangkalan Militer Rusia di Suriah
Rusia Pulangkan 145...
Rusia Pulangkan 145 Anak Militan ISIS dari Suriah dan Irak
Daftar Negara Asia Tengah...
Daftar Negara Asia Tengah dengan Jumlah Militan ISIS Terbanyak
10 Negara Asal Serdadu...
10 Negara Asal Serdadu ISIS Terbanyak, Rusia Capai 5.000 Orang
Diburu Pasukan Pemerintah,...
Diburu Pasukan Pemerintah, Loyalis Bashar Al Assad Bersembunyi di Pangkalan Udara Rusia
Intel Asing Rusia: AS...
Intel Asing Rusia: AS Ingin Gunakan Militan Suriah untuk Culik Tentara Rusia dan Iran
Berita Terkini
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
1 jam yang lalu
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
2 jam yang lalu
Kerusuhan Pecah di Italia...
Kerusuhan Pecah di Italia setelah Pria Maroko Dibunuh Polisi secara Brutal
3 jam yang lalu
Trump: Pasukan AS Segera...
Trump: Pasukan AS Segera Serang Lokasi Gunung Pickaxe Iran dengan Sangat Hebat
4 jam yang lalu
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
6 jam yang lalu
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
7 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved