Kremlin Mulai Kapalkan Sistem Rudal S-300 ke Teheran

Kamis, 03 Desember 2015 - 22:19 WIB
Kremlin Mulai Kapalkan...
Kremlin Mulai Kapalkan Sistem Rudal S-300 ke Teheran
A A A
MOSKOW - Pembantu presiden Rusia untuk kerjasama teknis militer, Vladimir Kozhin mengatakan, pihaknya telah mulai memasok sistem rudal pertahanan udara S-300 ke Iran.

"Kontrak ini tengah dijalankan. Mereka baru saja mulai memasok sistem rudal S-300 ke Teheran," katanya seperti dikutip dari laman TASS, Kamis (3/12/2015).

Sebelumnya, Duta Besar Iran untuk Rusia, Mehdi Sanai pada akhir bulan lalu mengatakan negaranya telah menerima sistem rudal pertahanan udara S-300 pertama dari Moskow. Rusia dan Iran telah menandatangani kontrak pada tahun 2007 untuk penyediaan lima batalyon sistem rudal S-300PMU-1.

Namun, pada 2010 lalu, Presiden Rusia saat itu Dmitry Medvedev melarang pasokan sistem rudal ini ke Teheran. Kontrak bernilai lebih dari USD 800 juta ini pun dibatalkan dan uang muka yang dibayarkan dikembalikan ke Iran.

Iran pun mengajukan gugatan hampir USD4 miliar atas keputusan sepihak Rusia ini ke pengadilan Arbitrase di Jenewa karena Rusia gagal memenuhi kontrak. Pada tahun 2015, Presiden Rusia Vladimir Putih menganulir keputusan ini dan Rusia pun mulai memproduksi sistem rudal S-300 pesanan Iran.

Tidak ada informasi resmi terkait modifikasi sistem rudal S-300 yang akan diterima Iran. Apakah Iran akan menerima S-300PMU 1 yang sudah dihentikan produksinya atau akan menerima varian terbaru yaitu S-300VM.
(ian)
Berita Terkait
Darurat! Mojtaba Khamenei...
Darurat! Mojtaba Khamenei Diduga Dilarikan ke Rusia, Kondisi Kesehatan Kritis
Drone Kamikaze Buatan...
Drone Kamikaze Buatan Iran Hantam Bangunan Tempat Tinggal Warga di Kota Kiev
Akankah Rusia Membela...
Akankah Rusia Membela Iran jika AS Melakukan Invasi?
Rusia: Embargo Senjata...
Rusia: Embargo Senjata Terhadap Iran Tidak Terkait Kesepakatan Nuklir
Jubir Kremlin: Moskow...
Jubir Kremlin: Moskow Sudah Terbiasa dengan Sanksi
Presiden Raisi: Hubungan...
Presiden Raisi: Hubungan Iran dan Rusia Dapat Melawan Sanksi AS
Berita Terkini
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
8 menit yang lalu
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
38 menit yang lalu
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
9 jam yang lalu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
10 jam yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
11 jam yang lalu
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
12 jam yang lalu
Infografis
Profil Nanik S Deyang,...
Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Pengganti Dadan Hindayana
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved