Pembalasan Prancis, Kapal Induk Nuklir dengan 26 Jet Hajar ISIS

Selasa, 24 November 2015 - 08:26 WIB
Pembalasan Prancis,...
Pembalasan Prancis, Kapal Induk Nuklir dengan 26 Jet Hajar ISIS
A A A
PARIS - Kapal induk bertenaga nuklir Prancis, Charles de Gaulle, untuk pertama kalinya meluncurkan misi pembalasan terhadap ISIS di Irak dan Suriah, sepuluh hari setelah rentetan teror di Paris. Sebanyak 26 pesawat jet tempur melesat dari kapal induk di Mediterania itu dan membombardir basis-basis ISIS.

Serangan Prancis terhadap basis-basis kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) itu dimulai sejak Senin (23/11/2015) kemarin. Militer Prancis melalui Twitter mengkonfirmasi bahwa pesawat-pesawat jet tempur mereka telah menghantam dua sasaran ISIS di Irak.

Kehadiran 26 pesawat jet tempur Prancis dari kapal induk Charles de Gaulle menambah kekuatan tempur Prancis menjadi tiga kali lipat. Sebab, sebelumnya Prancis sudah menempatkan 12 pesawat pesawat jet tempurnya di Uni Emirat Arab (UEA) dan Yordania, yang terdiri dari enam pesawat jet tempur Rafale dan enam pesawat jet tempur Mirage-2000.

Kapal induk Charles de Gaulle telah ditempatkan di Mediterania sejak Sabtu pekan lalu. Prancis meluncurkan misi balas dendam setelah rentetan teror mengerikan di Paris yang diklaim dilakukan ISIS menewaskan 130 orang dan melukai 360 orang lainnya.

Setelah rentetan teror di Paris, Prancis telah bersumpah untuk "menggandakan” perlawanan terhadap ISIS. ”Kami akan mengintensifkan serangan kami, kami akan memilih target yang akan rusak untuk tentara teroris,” kata Presiden Prancis, Francois Hollande, seperti dikutip Russia Today.

Militer Rusia dan Prancis juga telah mulai bekerja sama dalam misi tempur terhadap ISIS, termasuk pertukaran data. Kerja sama itu menyusul perintah Presiden Vladimir Putin agar pasukan Rusia bekerja dengan Prancis.

Inggris juga telah menawarkan bantuannya untuk Prancis dalam membombardir ISIS di Suriah. Perdana Menteri Inggris, David Cameron, mengatakan bahwa London akan melakukan sepenuhnya untuk membantu Paris.

”Inggris akan melakukan semua dalam kekuasaan kami untuk mendukung teman dan sekutu kami Prancis untuk mengalahkan kultus kematian jahat ini," katanya.
(mas)
Berita Terkait
Tersangka Utama Serangan...
Tersangka Utama Serangan Teror Paris Sebut Dirinya Tentara ISIS
Setelah Rusia, Prancis...
Setelah Rusia, Prancis Jadi Target Teror ISIS-Khorasan
4 Negara di Eropa yang...
4 Negara di Eropa yang Diprediksi Jadi Target Serangan ISIS-Khorasan
Pria Berpisau Teriak...
Pria Berpisau Teriak Prancis Diperintah Negara Islam, Serang Stasiun Paris Lalu Ditembak Petugas
Teror Kepala Babi Gegerkan...
Teror Kepala Babi Gegerkan 6 Masjid di Penjuru Paris
Siapa ISIS-Khorasan?...
Siapa ISIS-Khorasan? Kelompok yang Menyerang Gedung Konser Moskow
Berita Terkini
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
43 menit yang lalu
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
47 menit yang lalu
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
1 jam yang lalu
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
1 jam yang lalu
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
2 jam yang lalu
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
3 jam yang lalu
Infografis
Spesifikasi dan Daya...
Spesifikasi dan Daya Tempur Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved