Rusia Sediakan USD 50 Juta untuk Informasi Pembom Metrojet
Selasa, 17 November 2015 - 17:51 WIB
Rusia Sediakan USD 50 Juta untuk Informasi Pembom Metrojet
A
A
A
MOSKOW - Pemerintah Rusia lansung bereaksi setelah mengkonfirmasi bahwa pesawat Metrojet jatuh karena bom. Ini terlihat dengan sayembara yang dibuat oleh pemerintah Rusia untuk pihak yang bisa menangkap pelaku pembom pesawat yang hancur di atas langit Sinai, Mesir itu.
Negeri Beruang Merah itu dikabarkan menawarkan hadiah sebesar USD 50 juta, atau sekitar Rp. 650 miliar kepada siapapun yang bisa memberikan informasi seputar pelaku pemboman pesawat metrojet.
"Pemerintah Rusia menawarkan hadiah USD 50 juta untuk siapa saja yang membantu menahan mereka yang bertanggung jawab atas tragedi Metrotejet yang menewaskan 224 orang," bunyi laporan kantor berita Rusia Itar-Tass yang mengutip sumber pemerintah Rusia, pada Selasa (17/11).
Sebelumnya, pemerintah Mesir juga dikabarkan langsung bertindak cepat menyikapi kepastian penyebab jatuhnya pesawat tersebut. Mesir dilaporkan telah menangkap tujuh orang, termasuk dua staff bandara Sharm al-Sheikh karena diduga terlibat dalam tragedi Metrojet.
Pesawat penumpang Rusia, Metrojet sendiri jatuh di wilayah Sinai pada tanggal 31 Oktober lalu. Pesawat itu meledak dan jatuh hanya beberapa menit setelah lepas landas dari bandara internasional Sharm al-Sheikh di Kairo.
Negeri Beruang Merah itu dikabarkan menawarkan hadiah sebesar USD 50 juta, atau sekitar Rp. 650 miliar kepada siapapun yang bisa memberikan informasi seputar pelaku pemboman pesawat metrojet.
"Pemerintah Rusia menawarkan hadiah USD 50 juta untuk siapa saja yang membantu menahan mereka yang bertanggung jawab atas tragedi Metrotejet yang menewaskan 224 orang," bunyi laporan kantor berita Rusia Itar-Tass yang mengutip sumber pemerintah Rusia, pada Selasa (17/11).
Sebelumnya, pemerintah Mesir juga dikabarkan langsung bertindak cepat menyikapi kepastian penyebab jatuhnya pesawat tersebut. Mesir dilaporkan telah menangkap tujuh orang, termasuk dua staff bandara Sharm al-Sheikh karena diduga terlibat dalam tragedi Metrojet.
Pesawat penumpang Rusia, Metrojet sendiri jatuh di wilayah Sinai pada tanggal 31 Oktober lalu. Pesawat itu meledak dan jatuh hanya beberapa menit setelah lepas landas dari bandara internasional Sharm al-Sheikh di Kairo.
(ian)