Teror Paris, Prancis Berstatus Darurat dan Tutup Perbatasan

Sabtu, 14 November 2015 - 09:33 WIB
Teror Paris, Prancis...
Teror Paris, Prancis Berstatus Darurat dan Tutup Perbatasan
A A A
PARIS - Pemerintah Prancis mengumumkan status darurat setelah terjadi rentetan teror berdarah di sejumlah wilayah di Paris yang menwaskan ratusan orang. Presiden Prancis, Francois Hollande mengatakan, semua perbatasan di Prancis ditutup hari ini.

“Serangan teroris yang belum pernah terjadi sebelumnya,” kata Hollande. Dia menyerukan semua rakyatnya untuk tetap kuat dan menunjukkan persatuan.

”Ada banyak yang takut, tapi kita harus menghadapi ketakutan ini sebagai bangsa yang tahu bagaimana mengumpulkan pasukannya dan akan menghadapi teroris,” kata Hollande, seperti dikutip Russia Today, Sabtu (14/11/2015).

(Baca: Rentetan Penembakan Mengerikan Guncang Paris, 140 Orang Tewas)

Lima dari jalur metro di Paris telah ditutup setelah rentetan serangan. Semua penerbangan di Bandara Orly juga telah ditangguhkan. Bahkan, semua sekolah dan universitas di Paris juga akan ditutup.

Tragedi di Paris ini memaksa Presiden Hollande membatalkan partisipasinya pada KTT G20 di Turki akhir pekan ini.

(Baca: Prancis Kerahkan 1.500 Tentara, 5 Teroris Penyerbu Paris Tewas)

Sejumlah pemimpin dunia mengecam serangan teroris di Paris. “Rusia telah mengutuk serangkaian serangan teroris di Paris, Presiden Vladimir Putin menyampaikan belasungkawa terdalam kepada orang-orang Perancis, serta rekannya,” kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov.

Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama juga menawarkan dukungan kepada Prancis. ”Kami berdiri siap dan siap untuk memberikan jenis bantuan apapun untuk pemerintah dan rakyat Perancis,” kata Obama.

(Baca juga: Pemimpin Dunia Ungkapkan Kekagetan Atas Serangan Paris)

Perdana Menteri Inggris, David Cameron, mengaku terkejut dengan rentetan serangan di Paris. ”Pikiran dan doa kami tertuju ke orang-orang Prancis," kata Cameron. ”Kami akan melakukan apa pun yang kami bisa untuk membantu.”
(mas)
Berita Terkait
Tersangka Utama Serangan...
Tersangka Utama Serangan Teror Paris Sebut Dirinya Tentara ISIS
Teror Kepala Babi Gegerkan...
Teror Kepala Babi Gegerkan 6 Masjid di Penjuru Paris
Setelah Rusia, Prancis...
Setelah Rusia, Prancis Jadi Target Teror ISIS-Khorasan
BREAKING NEWS: Dua Tewas...
BREAKING NEWS: Dua Tewas Dalam Aksi Penembakan di Pusat Kota Paris
Dua Tewas dan 4 Luka...
Dua Tewas dan 4 Luka Dalam Penembakan di Paris, Pelaku Ditangkap
37 Terluka dalam Ledakan...
37 Terluka dalam Ledakan di Paris, Tidak Korban WNI
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
4 jam yang lalu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
5 jam yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
6 jam yang lalu
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
7 jam yang lalu
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
8 jam yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
9 jam yang lalu
Infografis
Demi Foto di Perbatasan...
Demi Foto di Perbatasan Lebanon, 20 Tentara Israel Mati dan Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved