ISIS Penggal 7 Warga Hazara, Ribuan Warga Afghanistan Marah

Rabu, 11 November 2015 - 09:49 WIB
ISIS Penggal 7 Warga...
ISIS Penggal 7 Warga Hazara, Ribuan Warga Afghanistan Marah
A A A
GHAZNI - Ribuan warga turun ke jalan di Afghanistan meluapkan kemarahannya, setelah militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) memenggal tujuh warga etnis minoritas Hazara. Ribuan demonstran yang turun ke jalan di Ghazni, kemarin, sebagian besar merupakan warga etnis Hazara.

Polisi setempat menyatakan, tujuh warga Hazara yang ditemukan dalam kondisi terpenggal pada 7 November lalu adalah korban eksekusi militan ISIS. Para korban termasuk tiga wanita dan seorang anak.

Niamatullah Khan, seorang dosen di sebuah universitas ikut berdemo."Ini adalah tindakan tidak manusiawi. Ia (ISIS) tidak memiliki tempat dalam agama atau budaya manapun di dunia,” kesal Khan, seperti dikutip Reuters, Rabu (11/11/2015).

Para pengunjuk rasa membawa peti mati yang dibungkus bendara Afghanistan dalam demonstransi kemarin. Mereka meneriakkan yel-yel ”Matilah ISIS”.

Hamidullah Nawroz, anggota Dewan Provinsi Ghazni, mengatakan; "Kami telah berkumpul di sini untuk memprotes pemenggalan tujuh warga sipil oleh kelompok militan dan kami meminta Pemerintah Persatuan Nasional Afghanistan untuk menjamin keamanan bagi semua warga negara.”

Sejumlah spanduk anti-ISIS dan anti-kekerasan juga dipajang di wilayah Ghazni.
(mas)
Berita Terkait
Serbu Penjara di Afghanistan,...
Serbu Penjara di Afghanistan, Anggota ISIS Bebaskan Ratusan Tahanan
ISIS Klaim Serangan...
ISIS Klaim Serangan Mortir di Kabul
Bom Kembar Hantam Ibu...
Bom Kembar Hantam Ibu Kota Afghanistan
Taliban Sebut Kelompok...
Taliban Sebut Kelompok Afiliasi ISIS 'Sekte Palsu'
ISIS-K Klaim Serentetan...
ISIS-K Klaim Serentetan Serangan Terhadap Taliban di Jalalabad
Baku Tembak Taliban-ISIS...
Baku Tembak Taliban-ISIS Pecah di Kabul, 5 Tewas
Berita Terkini
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
1 jam yang lalu
Saling Serang dan Ancam,...
Saling Serang dan Ancam, Perang AS dan Iran Bisa Berlarut-larut selama Berbulan-bulan
2 jam yang lalu
Peta Politik Malaysia...
Peta Politik Malaysia Terus Berubah Warna, PM Anwar Ibrahim Kian Tersudut
3 jam yang lalu
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
4 jam yang lalu
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
5 jam yang lalu
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
8 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved