AS Rilis Paket Bantuan untuk Atasi Kabut Asap di Indonesia
Senin, 26 Oktober 2015 - 17:08 WIB
AS Rilis Paket Bantuan untuk Atasi Kabut Asap di Indonesia
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Amerika Serikat (AS), melalui Duta Besar mereka di Indonesia Robert O Blake Jr baru saja merilis paket bantuan untuk membantu pemerintah Indonesia mengatasi musibah kabut asap akibat kebakaran hutan. Paket bantuan dengan nilai USD 2,75 juta itu akan terbagi dalam beberapa bentuk bantuan.
"Bantuan ini merupakan bagian dari upaya lebih luas AS untuk mendukung kegiatan Indonesia guna menekan kebakaran hutan dan untuk mengurangi efek mereka pada kesehatan manusia, serta untuk mendukung upaya Pemerintah Indonesia mencegah kebakaran hutan di masa depan," kata Blake dalam sebuah pernyataan tertulis yang diterima Sindonews pada Senin (26/10).
Dalam pernyataan itu, Blake menuturkan, bantuan tersebut termasuk pendanaan dari Badan Amerika Serikat untuk Pembangunan Internasional (USAID), dan akan ditujukan untuk membantu Pemerintah Indonesia menambah fasilitas kesehatan, untuk mengobati pasien ganguan pernafasan yang diakibatkan oleh asap.
Dana tersebut, lanjut Blake, akan diberikan Kantor USAID di bidang Bantuan Bencana Luar Negeri (OFDA) melalui Palang Merah Amerika kepada Palang Merah Indonesia (PMI).
"Menyediakan peralatan dan alat pelindung bagi kru pemadam kebakaran di provinsi yang dilanda kebakaran hutan terburuk, terutama Kalimantan Tengah," sambungnya. Lalu, mendukung tim penasihat teknis US Forest Service yang tiba di Indonesia pekan ini untuk memberikan bimbingan bagi cara mengatasi kebakaran hutan.
Tim tersebut, papar Blake akan turut membawa pakaian pelindung bagi petugas pemadam kebakaran, dan membantu koordinasi operasional, penginderaan jauh, dan upaya pencitraan kebakaran hutan.
"Bantuan ini merupakan bagian dari upaya lebih luas AS untuk mendukung kegiatan Indonesia guna menekan kebakaran hutan dan untuk mengurangi efek mereka pada kesehatan manusia, serta untuk mendukung upaya Pemerintah Indonesia mencegah kebakaran hutan di masa depan," kata Blake dalam sebuah pernyataan tertulis yang diterima Sindonews pada Senin (26/10).
Dalam pernyataan itu, Blake menuturkan, bantuan tersebut termasuk pendanaan dari Badan Amerika Serikat untuk Pembangunan Internasional (USAID), dan akan ditujukan untuk membantu Pemerintah Indonesia menambah fasilitas kesehatan, untuk mengobati pasien ganguan pernafasan yang diakibatkan oleh asap.
Dana tersebut, lanjut Blake, akan diberikan Kantor USAID di bidang Bantuan Bencana Luar Negeri (OFDA) melalui Palang Merah Amerika kepada Palang Merah Indonesia (PMI).
"Menyediakan peralatan dan alat pelindung bagi kru pemadam kebakaran di provinsi yang dilanda kebakaran hutan terburuk, terutama Kalimantan Tengah," sambungnya. Lalu, mendukung tim penasihat teknis US Forest Service yang tiba di Indonesia pekan ini untuk memberikan bimbingan bagi cara mengatasi kebakaran hutan.
Tim tersebut, papar Blake akan turut membawa pakaian pelindung bagi petugas pemadam kebakaran, dan membantu koordinasi operasional, penginderaan jauh, dan upaya pencitraan kebakaran hutan.
(esn)