Polisi Israel Kembali Tembak Mati Remaja Palestina
Sabtu, 24 Oktober 2015 - 22:32 WIB
Polisi Israel Kembali Tembak Mati Remaja Palestina
A
A
A
YERUSALEM - Eskalasi kekerasan yang terjadi antara Israel dengan Palestian belum menunjukkan tanda-tanda akan menurun, meski pembicaraan untuk menghentikan hal tersebut terus dilakukan oleh sejumlah pihak.
Terbaru, seorang remaja Palestina berusia 16 tahun tewas ditembak oleh polisi Israel di Tepi Barat. Polisi Israel menembak mati remaja tersebut karena berusaha menikam penjaga keamanan Israel di daerah perbatasan ke dua negara, seperti dikutip dari laman Reuters, Sabtu (24/10/2015).
Insiden ini semakin menambah panjang daftar warga Palestina yang tewas ditembak oleh polisi atau militer Israel. Setidaknya sudah 52 warga Palestina yang tewas di tembak oleh aparat keamanan Israel, di mana separuhnya adalah pelaku penikaman terhadap aparat maupun warga sipil Israel.
Aksi penembakan ini juga terjadi di tengah pertemuan antara Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry dengan Presiden Palestina, Mahmoud Abbas di Amman, Yordania. Pertemuan tersebut bertujuan untuk meredakan ketegangan antara Israel dengan Palestina yang hampir berjalan selama sebulan lamanya.
Krisis yang terjadi antara Palestina dan Israel ini dipicu oleh kemarahan warga Palestina terhadap pelanggaran batas yang dilakukan oleh warga Yahudi di kompleks Masjid Al-Aqsa, yang merupakan tempat suci ketiga umat Muslim di dunia yang juga dihormati oleh orang Yahudi.
Terbaru, seorang remaja Palestina berusia 16 tahun tewas ditembak oleh polisi Israel di Tepi Barat. Polisi Israel menembak mati remaja tersebut karena berusaha menikam penjaga keamanan Israel di daerah perbatasan ke dua negara, seperti dikutip dari laman Reuters, Sabtu (24/10/2015).
Insiden ini semakin menambah panjang daftar warga Palestina yang tewas ditembak oleh polisi atau militer Israel. Setidaknya sudah 52 warga Palestina yang tewas di tembak oleh aparat keamanan Israel, di mana separuhnya adalah pelaku penikaman terhadap aparat maupun warga sipil Israel.
Aksi penembakan ini juga terjadi di tengah pertemuan antara Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry dengan Presiden Palestina, Mahmoud Abbas di Amman, Yordania. Pertemuan tersebut bertujuan untuk meredakan ketegangan antara Israel dengan Palestina yang hampir berjalan selama sebulan lamanya.
Krisis yang terjadi antara Palestina dan Israel ini dipicu oleh kemarahan warga Palestina terhadap pelanggaran batas yang dilakukan oleh warga Yahudi di kompleks Masjid Al-Aqsa, yang merupakan tempat suci ketiga umat Muslim di dunia yang juga dihormati oleh orang Yahudi.
(ian)