Salah Tuduh, Rusia Minta Maaf pada Prancis

Selasa, 20 Oktober 2015 - 18:53 WIB
Salah Tuduh, Rusia Minta...
Salah Tuduh, Rusia Minta Maaf pada Prancis
A A A
MOSKOW - Rusia meminta maaf kepada Prancis setelah menuding pesawat militer Prancis mendekati pesawatnya. Belakangan diketahui, jika pesawat yang mendekati pesawat milik Rusia adalah pesawat tempur Swiss.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova mengatakan, bahwa pihak Moskow telah meminta maaf ke Paris melalui saluran diplomatik dan menuntut penjelasan dari Swiss.

"Kami harus bekerja untuk mencari tahu apa yang terjadi dan mengapa hal itu dilakukan," kata Zakharova seperti dikutip dari AFP, Selasa (20/10/2015)

Insiden di udara ini terjadi pada Senin (19/10/2015) pagi. Kala itu, pesawat yang membawa delegasi parlemen Rusia untuk menghadiri pertemuan antar Parlemen di Jenewa didekati pesawat asing. (Baca juga: Jet Prancis Nyaris Tabrakan dengan Pesawat Rusia)

Pihak Rusia menuding jika pesawat tersebut milik Prancis. Kremlin langsung memanggil Dubes Prancis untuk Rusia, Jean-Maurice Ripert, untuk memberikan penjelasan atas insiden tersebut.

Namun Prancis menolak tudingan tersebut. "Kami menyesalkan bahwa Duta Besar Prancis di Moskow dipanggil langsung," kata Kementerian Pertahanan dan urusan Luar Negeri Prancis. "Penjelasan yang diperlukan telah diserahkan ke pihak berwenang Rusia," tambahnya.

Belakangan, Kementerian Pertahanan Swiss mengkonfirmasi insiden itu. Swiss mengatakan, bahwa salah satu jet tempur F-18 mereka telah mendekati pesawat milik Rusia untuk pemeriksaan rutin.

Juru bicara kementerian pertahanan Swiss, Peter Minder mengatakan, insiden itu terjadi di wilayah udara Swiss, di kota Bienne, atau juga biasa disebut Biel atau Bienna.

"Itu cek normal dari Angkatan Udara Swiss, cek jarak dekat," katanya. "Kami membuat kontak visual dengan pilot dan mencatat pendaftaran. Semuanya berada di urutan. Itu adalah verifikasi, pemeriksaan rutin," tambahnya. (Baca juga: Ini Alasan Jet Tempur Swiss Dekati Pesawat Rusia)
(ian)
Berita Terkait
Prancis Mengaku Bingung...
Prancis Mengaku Bingung dengan Rusia Terkait Kasus Navalny
Prancis Kecam Kasus...
Prancis Kecam Kasus Navalny, Desak Rusia Lakukan Investigasi
Komandan Ukraina Mengeluh...
Komandan Ukraina Mengeluh tentang Tank Prancis
Prancis Sita Kapal Kargo...
Prancis Sita Kapal Kargo Rusia
Ukraina Terima Sistem...
Ukraina Terima Sistem Roket Jarak Jauh Prancis
Jerman: Laboratorium...
Jerman: Laboratorium di Prancis dan Swedia Turut Konfirmasi Navalny Diracun Novichok
Berita Terkini
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
55 menit yang lalu
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
1 jam yang lalu
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
2 jam yang lalu
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
2 jam yang lalu
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
2 jam yang lalu
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
7 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved