Ganggu Tidur Tetangga, Jari dan Kemaluan Bocah China Dipotong
Kamis, 15 Oktober 2015 - 12:01 WIB
Ganggu Tidur Tetangga, Jari dan Kemaluan Bocah China Dipotong
A
A
A
SHAODONG - Jari dan kemaluan bocah berusia enam tahun di China dipotong tetangganya karena merasa tidurnya diganggu bocah itu saat dia bermain.
Pelaku mutilasi itu adalah wanita tetangga korban bernama Liu Tao.
Awalnya, Liu tidur di sebuah kamar di rumah sewa sepupunya di Shodong, Provinsi Hunan, China. Namun, korban yang bernama Xiaoming tiba-tiba pergi ke kamar tidur Li untuk bermain.
Bocah itu sempat keluar dari kamar. Tapi dia masuk lagi dan Liu bereaksi keras. Liu lantas mengambil pisau dapur dan gunting. Dia kemudian menyerang bocah itu di bagian jari, wajah dan alat kelamin.
Bocah itu lantas ditinggalkan setelah mengalami pendarahan. Liu lantas melarikan diri namun kemudian ditangkap oleh pihak berwenang di rumahnya.
Menurut ayah Xiaoming, yang hanya memberikan nama marganya, Zhou, mengatakan bahwa anaknya telah kehilangan beberapa jari, alat kemaluannay benar-benar terputus.
“Polisi meminta tersangka menunjukkan di mana dia meletakkan organ kemaluan anak saya, tapi dia tidak akan mengatakannya,” kata Zhou seperti dikutip Daily Mirror, semalam (14/10/2015).
Zhou melanjutkan, organ vital bocah itu akhirnya ditemukan tersembunyi di dalam vas dan dikirim ke rumah sakit tempat anak itu dirawat. Bocah itu dirawat di Rumah Sakit Xiangya, di Ibu Kota Provinsi Changsha.
Menurut dokter luka bocah itu sangat serius. Dokter menyatakan, tim medis kemungkinan tidak bisa menyambung organ-organ tubuh bocah yang sudah dimutilasi itu karena terpisah terlalu lama.
Liu kini terancama hukuman penjara lebih dari 10 tahun atas tindakannya yang menyebabkan luka fisik berbahaya pada Xiaoming. Namun, dia kemungkinan bisa mendapatkan keringanan hukuman jika laporan medis menunjukkan wanita itu menderita penyakit mental.
Pelaku mutilasi itu adalah wanita tetangga korban bernama Liu Tao.
Awalnya, Liu tidur di sebuah kamar di rumah sewa sepupunya di Shodong, Provinsi Hunan, China. Namun, korban yang bernama Xiaoming tiba-tiba pergi ke kamar tidur Li untuk bermain.
Bocah itu sempat keluar dari kamar. Tapi dia masuk lagi dan Liu bereaksi keras. Liu lantas mengambil pisau dapur dan gunting. Dia kemudian menyerang bocah itu di bagian jari, wajah dan alat kelamin.
Bocah itu lantas ditinggalkan setelah mengalami pendarahan. Liu lantas melarikan diri namun kemudian ditangkap oleh pihak berwenang di rumahnya.
Menurut ayah Xiaoming, yang hanya memberikan nama marganya, Zhou, mengatakan bahwa anaknya telah kehilangan beberapa jari, alat kemaluannay benar-benar terputus.
“Polisi meminta tersangka menunjukkan di mana dia meletakkan organ kemaluan anak saya, tapi dia tidak akan mengatakannya,” kata Zhou seperti dikutip Daily Mirror, semalam (14/10/2015).
Zhou melanjutkan, organ vital bocah itu akhirnya ditemukan tersembunyi di dalam vas dan dikirim ke rumah sakit tempat anak itu dirawat. Bocah itu dirawat di Rumah Sakit Xiangya, di Ibu Kota Provinsi Changsha.
Menurut dokter luka bocah itu sangat serius. Dokter menyatakan, tim medis kemungkinan tidak bisa menyambung organ-organ tubuh bocah yang sudah dimutilasi itu karena terpisah terlalu lama.
Liu kini terancama hukuman penjara lebih dari 10 tahun atas tindakannya yang menyebabkan luka fisik berbahaya pada Xiaoming. Namun, dia kemungkinan bisa mendapatkan keringanan hukuman jika laporan medis menunjukkan wanita itu menderita penyakit mental.
(mas)