AS Akan Berikan Uang Duka pada Korban Kunduz

Minggu, 11 Oktober 2015 - 13:55 WIB
AS Akan Berikan Uang...
AS Akan Berikan Uang Duka pada Korban Kunduz
A A A
WASHINGTON - Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) akan memberikan uang belasungkawa untuk korban serangan udara AS yang menghantam sebuah rumah sakit milik Medecins Sans Frontieres di Kunduz, Afghanistan. Serangan salah sasaran itu telah menewaskan 22 orang.

"Departemen Pertahanan percaya, sangat penting untuk mengatasi konsekuensi dari insiden tragis di rumah sakit milik Doctors Without Borders di Kunduz, Afghanistan," kata juru bicara Pentagon, Peter Cook, dalam sebuah pernyataan. Ia menambahkan, AS juga akan membangun dan memperbaiki kembali rumah sakit tersebut, seperti dikutip dari laman BBC, Minggu (11/10/2015).

"Pasukan Afghanistan memiliki kewenangan untuk melakukan pemberian uang belasungkawa dan pembayaran terhadap perbaikan rumah sakit. USFOR-A akan bekerjasama dengan mereka yang terkena dampak serangan tersebut untuk menentukan pembayaran yang tepat. Jika perlu dan tepat, pemerintah akan mencari otoritas tambahan dari Kongres," tuturnya lagi.

Sebelumnya, serangan udara yang dilakukan oleh Angkatan Udara AS (USAF) telah menghantam sebuah rumah sakit milik MSF di Kunduz, Afghanistan. Menanggapi insiden itu, Presiden Barack Obama telah meminta maaf kepada MSF. Sedangkan MSF mendesak komisi internasional untuk menyelidiki kejadian tersebut yang mereka sebut masuk ke dalam kategori kejahatan perang. Pasalnya, serangan tersebut menewaskan 12 staf medis MSF.

Sementara itu, Menteri Pertahanan AS Ash Carter mengatakan, militer AS sangat menyesalkan hilangnya nyawa dan mengakui kesalahannya serta akan bekerja keras untuk mengetahui sebab kesalahan tersebut.

"Militer AS mengambil pelajaran terbesar dalam operasinya untuk mencegah hilangnya nyawa tak berdosa, dan ketika kami membuat kesalahan, kita akan coba memperbaikinya. Itulah yang sedang kita lakukan sekarang," kata Carter dalam sebuah pernyataan.
(ian)
Berita Terkait
Negara yang Pernah Diinvasi...
Negara yang Pernah Diinvasi Amerika Serikat
Iran: Pengusiran Amerika...
Iran: Pengusiran Amerika Serikat dari Afghanistan 'Memalukan'
Taliban dan Gagalnya...
Taliban dan Gagalnya Amerika Serikat Membangun Negara Boneka di Afghanistan
Senator Republik: Amerika...
Senator Republik: Amerika Serikat Akan Kembali ke Afghanistan
Viral! Promo Undang...
Viral! Promo Undang Warga Amerika Serikat Berlibur ke Afghanistan
Tentara Seksi Amerika...
Tentara Seksi Amerika Serikat Ini Tewas Bunuh Diri
Berita Terkini
Setelah Bikin Marah...
Setelah Bikin Marah Kim Jong-un, Korut Sukes Tembakkan Rudal dari Kapal Perang 5.000 Ton
7 menit yang lalu
Iran Kecam Trump karena...
Iran Kecam Trump karena Ancam Lenyapkan Semua Orang di Pemakaman Khamenei dengan Sekali Tembak
45 menit yang lalu
9 Fakta Diplomasi Ayat...
9 Fakta Diplomasi Ayat Suci Al-Quran pada Pemakaman Khamenei, Kirim Sinyal Bedakan Siapa Sekutu dan Musuh
3 jam yang lalu
Kenapa Para Jenderal...
Kenapa Para Jenderal Iran Bersumpah Akan Balas Dendam atas Kematian Khamenei?
4 jam yang lalu
Trump Telepon Putin...
Trump Telepon Putin pada Hari Kemerdekaan AS selama 1,5 Jam, Ini 5 Topik yang Dirundingkan
6 jam yang lalu
Meski Ada Ancaman, Kedubes...
Meski Ada Ancaman, Kedubes Iran Ucapkan Terima Kasih kepada Delegasi yang Hadiri Pemakaman Khamenei
10 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved