Penggagas Demo Anti-Islam Targetkan 20 Kota di AS
Minggu, 11 Oktober 2015 - 04:15 WIB
Penggagas Demo Anti-Islam Targetkan 20 Kota di AS
A
A
A
WASHINGTON - Sebuah organisasi bernama Global Rally for Humanity berniat menyelenggarakan serangkaian aksi protes pada akhir pekan ini di setidaknya 20 kota di Amerika Serikat (AS). Aksi demo yang digelar untuk memprotes Islam ini menargetkan masjid, pusat-pusat masyarakat, dan kantor-kantor pemerintah.
"Berdiri melawan Islam tidak berarti Anda seorang rasis atau fanatik, itu hanya berarti Anda tidak idiot dan bisa melihat realitas Islam di seluruh dunia," penyelenggara demo menulis di halaman Facebook mereka, seperti dikutip dari Newsweek, Sabtu (10/10).
Banyak masjid di AS telah meningkatkan keamanan karena rencana aksi unjuk rasa yang dipromosikan lewat media sosial ini. Dewan American-Islamic Relations bekerja sama dengan tokoh masyarakat Islam memberitahu otoritas lokal di kota-kota di mana demonstrasi rencananya akan berlangsung.
Penyelenggara demo di New York City menyarankan demonstran menargetkan masjid di lima wilayah. Sementara di Dearborn, Michigan, pengunjuk rasa diminta untuk membawa senjata mereka saat berdemo.
"Penyelenggara unjuk rasa kebencian ini telah menunjukkan bahwa peserta aksi kemungkinan bersenjata. Dan, aksi provokasi kemungkinan akan terjadi. Unjuk rasa anti-Islam dilangsungkan pada saat meningkatnya kejahatan kebencian yang menargetkan orang dan harta benda, atau dianggap berhubungan dengan Islam dan komunitas Muslim Amerika,” sebut pernyataan Dewan American-Islamic Relations.
"Berdiri melawan Islam tidak berarti Anda seorang rasis atau fanatik, itu hanya berarti Anda tidak idiot dan bisa melihat realitas Islam di seluruh dunia," penyelenggara demo menulis di halaman Facebook mereka, seperti dikutip dari Newsweek, Sabtu (10/10).
Banyak masjid di AS telah meningkatkan keamanan karena rencana aksi unjuk rasa yang dipromosikan lewat media sosial ini. Dewan American-Islamic Relations bekerja sama dengan tokoh masyarakat Islam memberitahu otoritas lokal di kota-kota di mana demonstrasi rencananya akan berlangsung.
Penyelenggara demo di New York City menyarankan demonstran menargetkan masjid di lima wilayah. Sementara di Dearborn, Michigan, pengunjuk rasa diminta untuk membawa senjata mereka saat berdemo.
"Penyelenggara unjuk rasa kebencian ini telah menunjukkan bahwa peserta aksi kemungkinan bersenjata. Dan, aksi provokasi kemungkinan akan terjadi. Unjuk rasa anti-Islam dilangsungkan pada saat meningkatnya kejahatan kebencian yang menargetkan orang dan harta benda, atau dianggap berhubungan dengan Islam dan komunitas Muslim Amerika,” sebut pernyataan Dewan American-Islamic Relations.
(esn)