Washington Sambut Baik Penundaan Pemilu di Ukraina Timur

Rabu, 07 Oktober 2015 - 11:42 WIB
Washington Sambut Baik...
Washington Sambut Baik Penundaan Pemilu di Ukraina Timur
A A A
WASHINGTON - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat memuji kepetusan kelompok separatis pro Rusia yang menunda digelarnya pemilihan umum (pemilu) lokal mereka hingga tahun depan.

"AS menyambut baik laporan bahwa kelompok separatis yang didukung Rusia menunda penyelenggaraan pemilu lokal di Ukraina Timur," ujar juru bicara Mark Toner, seperti dikutip dari laman Xinhua, Selasa (7/10/2015).

"Orang-orang yang tinggal di daerah yang dikendalikan oleh kelompok separatis layak untuk memilih pejabat lokal mereka dalam pemilu yang memenuhi standar internasional, telah sesuai dengan hukum Ukraina dan dipantau oleh OSCE (organisasi untuk Kemanan dan Kerjasama di Eropa)," tambah Toner.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Presiden Ukraina, Petro Poroshenko. Menurutnya, penundaan itu membuka jalan untuk mengadakan pemilu lokal di Lugansk dan Donetsk, sesuai dengan hukum Ukraina dan di bawah pengawasan internasional.

Sebelumnya, perwakilan dari Donetsk dan Lugansk menyatakan, mereka telah setuju untuk menunda pemilu lokal mereka hingga tahun depan. Berdasarkan kesepakatan Minsk, pemilu lokal di dua daerah itu akan diadakan pada 25 Oktober bersamaan dengan pemilu lain di wilayah yang ada di Ukraina. Namun, Kiev membatalkan pemilu di bagian timur negara itu karena faktor keamanan.

Kelompok separatis Donetsk dan Lugansk kemudian memutuskan untuk mengadakan pemilihan lokal mereka sendiri pada 18 Oktober dan 1 November. Langkah ini dinilai oleh Kiev adalah "ancaman" untuk proses perdamaian di daerah.
(ian)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Rusia: Krisis Ukraina...
Rusia: Krisis Ukraina akibat Tujuan Kebijakan Amerika Serikat
Apa yang Diinginkan...
Apa yang Diinginkan Putin dalam Mengakhiri Krisis Ukraina?
Di Tengah Perang dengan...
Di Tengah Perang dengan Ukraina, Video Rusia Unjuk Kekuatan Militer Beredar
Berita Terkini
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
15 menit yang lalu
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
38 menit yang lalu
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Israel Bakal Sendirian Melawan Iran Jika Tingkatkan Konflik!
1 jam yang lalu
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
3 jam yang lalu
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
4 jam yang lalu
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
7 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved