Obama Kecam Kongres Karena Tolak UU Senjata Api

Jum'at, 02 Oktober 2015 - 12:51 WIB
Obama Kecam Kongres...
Obama Kecam Kongres Karena Tolak UU Senjata Api
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama mengecam Kongres karena tidak meloloskan undang-undang yang mengontrol penggunaan senjata secara ketat, pasca terjadinya penembakan di kampus Oregon yang menyebabkan sedikitnya 9 orang tewas.

Dalam pidatonya beberapa jam setelah penembakan, Obama meratapi aksi penembakan massal yang seolah rutin terjadi. Ia bahkan mengatakan, ungkapan dukacitanya di televisi atas kejadian kekerasan menggunakan senjata telah menjadi sebuah rutinitas.

"Seseorang akan berkomentar dan mengatakan, Obama telah mempolitisir masalah ini. Ini adalah sesuatu yang kita harus politisir. Hal ini relevan dengan kehidupan kita bersama-sama. Kita secara koletif bertanggung jawab kepada keluarga-keluarga yang kehilangan orang-orang yang mereka cintai karena kita tidak bertindak," tutur Obama seperti dilansir dari laman Xinhua, Jumat (2/10/2015).

Pasca terjadinya penembakan massal di sekolah Newtown, Connecticut yang menewaskan 28 orang dimana 20 diantaranya anak-anak pada medio 2012 lalu, pemerintahan Obama mengajukan rancangan undang-undang kepemilikan senjata api. Namun usaha ini terganjal di Kongres.

Setidaknya, 10 orang tewas dan 20 lainnya cedera setelah seorang pria mengamuk dan melepaskan tembakan di Umpqua Community College di Roseburg, Oregon. Menurut sumber anonim pihak kepolisian, pelaku diidentifikasi sebagai Chris Harper. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menyelidiki motif dari pelaku.
(ian)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Trump Telepon Putin...
Trump Telepon Putin pada Hari Kemerdekaan AS selama 1,5 Jam, Ini 5 Topik yang Dirundingkan
1 jam yang lalu
Meski Ada Ancaman, Kedubes...
Meski Ada Ancaman, Kedubes Iran Ucapkan Terima Kasih kepada Delegasi yang Hadiri Pemakaman Khamenei
4 jam yang lalu
AS Tebar Ancaman ke...
AS Tebar Ancaman ke Banyak Negara agar Tidak Kirim Delegasi ke Pemakaman Khamenei, Apakah Efektif?
5 jam yang lalu
Goyang Dominasi AS dan...
Goyang Dominasi AS dan Sekutunya di Asia, China dan Rusia Gelar Latihan Perang
6 jam yang lalu
Hamas dan Hizbullah...
Hamas dan Hizbullah Jadi Tamu Istimewa pada Pemakaman Khamenei
7 jam yang lalu
6 Fakta Perayaan Ulang...
6 Fakta Perayaan Ulang Tahun AS ke-250, Bill Clinton: Masa Depan Kita Dipertanyakan
9 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved