Dikritik Prancis, Rusia: Mereka Juga Menyerang Suriah
Kamis, 01 Oktober 2015 - 14:11 WIB
Dikritik Prancis, Rusia: Mereka Juga Menyerang Suriah
A
A
A
MOSKOW - Rusia mempertanyakan sikap Prancis yang mengkritik serangan yang mereka lakukan di Suriah. Negeri Beruang Merah itu merasa aneh dengan sikap Prancis, karena sama halnya dengan Rusia, Prancis juga melakukan serangan ke Suriah.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mempertanyakan apa yang beda dari kebijakan Rusia dan Prancis. Dirinya menilai, justru harusnya Prancis yang dikritik oleh dunia internasional, karena melakukan serangan ilegal di Suriah.
"Jujur, saya tidak mengerti apa perbedaan antara serangan udara yang dilakukan Prancis dan Rusia. Satu hal yang saya tahu, hanya ada satu perbedaan, yakni kita bertindak sesuai dengan permintaan dari Damaskus," ucap Zakharova.
"Tindakan yang dilakukan Rusia di Suriah benar-benar sah menurut hukum internasional," sambungnya, seperti dilansir Al Arabiya pada Kamis (1/10/2015).
Prancis, sebelumnya menilai serangan yang dilakukan Rusia di Suriah salah sasaran, karena tidak menargetkan ISIS. Mereka menyebut, serangan yang dilakukan Rusia justru menyerang basis pemberontak Suriah, dan warga sipil di wilayah Homs.
Paska melakukan serangan pertama ke Suriah, Rusia memang mendapat banjir kecaman. Amerika Serikat (AS), Arab Saudi, dan tentu saja Prancis adalah beberapa negara yang mengecam kebijakan Rusia tersebut.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mempertanyakan apa yang beda dari kebijakan Rusia dan Prancis. Dirinya menilai, justru harusnya Prancis yang dikritik oleh dunia internasional, karena melakukan serangan ilegal di Suriah.
"Jujur, saya tidak mengerti apa perbedaan antara serangan udara yang dilakukan Prancis dan Rusia. Satu hal yang saya tahu, hanya ada satu perbedaan, yakni kita bertindak sesuai dengan permintaan dari Damaskus," ucap Zakharova.
"Tindakan yang dilakukan Rusia di Suriah benar-benar sah menurut hukum internasional," sambungnya, seperti dilansir Al Arabiya pada Kamis (1/10/2015).
Prancis, sebelumnya menilai serangan yang dilakukan Rusia di Suriah salah sasaran, karena tidak menargetkan ISIS. Mereka menyebut, serangan yang dilakukan Rusia justru menyerang basis pemberontak Suriah, dan warga sipil di wilayah Homs.
Paska melakukan serangan pertama ke Suriah, Rusia memang mendapat banjir kecaman. Amerika Serikat (AS), Arab Saudi, dan tentu saja Prancis adalah beberapa negara yang mengecam kebijakan Rusia tersebut.
(esn)