16 Pekerja Turki yang Diculik di Irak Dibebaskan
Rabu, 30 September 2015 - 19:57 WIB
16 Pekerja Turki yang Diculik di Irak Dibebaskan
A
A
A
BAGHDAD - Perdana Menteri Turki dan sejumlah pejabat Irak mengatakan, 16 pekerja asal Turki yang diculik di Baghdad dan sempat ditahan selama hampir satu bulan telah dibebaskan.
Perdana Menteri Turki, Ahmet Davutoglu, mengatakan hal tersebut lewat aku twitternya. Dalam cuitannya, Davutoglu mengatakan, para pekerja yang menjadi korban penculikan itu telah diserahkan kepada Duta Besar Turki di Irak dan kesemuanya dalam keadaan sehat.
Namun Davutoglu tidak memberikan informasi kapan pembebasan itu berlangsung. Davutoglu pun mengucapkan rasa terima kasihnya kepada sejumlah pihak di Irak yang telah bekerja keras dalam upaya membebaskan para pekerja asal Turki tersebut.
"Persiapan selanjutnya adalah memastikan mereka kembali ke rumah sesegera mungkina," kata Davutoglu, seperti dikutip dari laman ABC News, Rabu (30/9/2015)..
Sementara itu juru bicara komando militer Baghdad, Saad Maan Ibrahim telah membenarkan kabar telah bebasnya para pekerja asal Turki tersebut. Menurutnya, para pekerja itu telah berada di Kedutaan Besar Turki. Dikatakannya, para pekerja tersebut di temukan di kota Musayyib, sekitar 60 km selatan Baghdad.
Para pekerja asal Turki yang diculik awalnya berjumlah 18 orang. Mereka diculik saat mengerjakan sebuah fasilitas olah raga di kota Sadr pada 2 September lalu. Lewat sebuah video, para penculik meminta Turki menghentikan arus militan ke Irak, menghentikan aliran minyak dari wilayah Kurdi di Irak Utara melalui wilayah Turki dan menghentikan pengepungan terhadap kota-kota di Suriah.
Tidak berselang lama, kelompok penculik yang hingga kini belum diketahui identitasnya itu melepaskan dua pekerja pada pertengahan bulan September lalu di kota Basra, sebuah kota yang didominasi oleh kelompok Syiah Irak. Dan kini mereka telah membebaskan seluruh pekerja asal Turki tersebut.
Perdana Menteri Turki, Ahmet Davutoglu, mengatakan hal tersebut lewat aku twitternya. Dalam cuitannya, Davutoglu mengatakan, para pekerja yang menjadi korban penculikan itu telah diserahkan kepada Duta Besar Turki di Irak dan kesemuanya dalam keadaan sehat.
Namun Davutoglu tidak memberikan informasi kapan pembebasan itu berlangsung. Davutoglu pun mengucapkan rasa terima kasihnya kepada sejumlah pihak di Irak yang telah bekerja keras dalam upaya membebaskan para pekerja asal Turki tersebut.
"Persiapan selanjutnya adalah memastikan mereka kembali ke rumah sesegera mungkina," kata Davutoglu, seperti dikutip dari laman ABC News, Rabu (30/9/2015)..
Sementara itu juru bicara komando militer Baghdad, Saad Maan Ibrahim telah membenarkan kabar telah bebasnya para pekerja asal Turki tersebut. Menurutnya, para pekerja itu telah berada di Kedutaan Besar Turki. Dikatakannya, para pekerja tersebut di temukan di kota Musayyib, sekitar 60 km selatan Baghdad.
Para pekerja asal Turki yang diculik awalnya berjumlah 18 orang. Mereka diculik saat mengerjakan sebuah fasilitas olah raga di kota Sadr pada 2 September lalu. Lewat sebuah video, para penculik meminta Turki menghentikan arus militan ke Irak, menghentikan aliran minyak dari wilayah Kurdi di Irak Utara melalui wilayah Turki dan menghentikan pengepungan terhadap kota-kota di Suriah.
Tidak berselang lama, kelompok penculik yang hingga kini belum diketahui identitasnya itu melepaskan dua pekerja pada pertengahan bulan September lalu di kota Basra, sebuah kota yang didominasi oleh kelompok Syiah Irak. Dan kini mereka telah membebaskan seluruh pekerja asal Turki tersebut.
(esn)