Putin Tegaskan Rusia Selalu Hormati Kedaulatan Ukraina
Senin, 28 September 2015 - 16:18 WIB
Putin Tegaskan Rusia Selalu Hormati Kedaulatan Ukraina
A
A
A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan, pihaknya selalu menghormati kedaulatan Ukraina. Oleh karena itu, Rusia tidak mungkin berusaha untuk mencaplok atau menggulingkan pemerintahan Ukraina saat ini.
"Tidak pernah sedikitpun, baik di masa lalu, sekarang, atau di masa depan, Rusia pernah atau memiliki rencana untuk mengambil bagian dalam tindakan yang bertujuan menggulingkan pemerintah yang sah," ujar Putin.
Putin, seperti dilansir Russia Today pada Senin (28/9/2015) juga menegaskan, bukan hanya Ukraina, tapi Rusia juga menghormati kedaulatan seluruh negara. Dirinya berharap, seluruh negara juga akan mengambil sikap yang sama dengan Rusia.
"Moskow ingin negara-negara lain untuk menghormati kedaulatan negara lain, termasuk Ukraina. Menghormati kedaulatan berarti mencegah kudeta, tindakan inkonstitusional dan penggulingan tidak sah dari pemerintah yang sah," sambungnya.
"Mengatasi sebuah masalah melalui cara inkonstitusional adalah sesuatu yang benar-benar tidak bisa diterima," imbuhnya. Dirinya menyebut, salah satu contoh menyelesaikan masalah melalui cara inkonstitusional adalah penggulingan mantan Presiden Ukraina Viktor Yanukovich, tahun lalu.
"Tidak pernah sedikitpun, baik di masa lalu, sekarang, atau di masa depan, Rusia pernah atau memiliki rencana untuk mengambil bagian dalam tindakan yang bertujuan menggulingkan pemerintah yang sah," ujar Putin.
Putin, seperti dilansir Russia Today pada Senin (28/9/2015) juga menegaskan, bukan hanya Ukraina, tapi Rusia juga menghormati kedaulatan seluruh negara. Dirinya berharap, seluruh negara juga akan mengambil sikap yang sama dengan Rusia.
"Moskow ingin negara-negara lain untuk menghormati kedaulatan negara lain, termasuk Ukraina. Menghormati kedaulatan berarti mencegah kudeta, tindakan inkonstitusional dan penggulingan tidak sah dari pemerintah yang sah," sambungnya.
"Mengatasi sebuah masalah melalui cara inkonstitusional adalah sesuatu yang benar-benar tidak bisa diterima," imbuhnya. Dirinya menyebut, salah satu contoh menyelesaikan masalah melalui cara inkonstitusional adalah penggulingan mantan Presiden Ukraina Viktor Yanukovich, tahun lalu.
(esn)