Labeli Tentara Yahudi Teroris, Museum di Inggris Minta Maaf

Jum'at, 25 September 2015 - 10:50 WIB
Labeli Tentara Yahudi...
Labeli Tentara Yahudi Teroris, Museum di Inggris Minta Maaf
A A A
LONDON - Imperial War Museum (IWM) di London, Inggris, meminta maaf setelah melabeli foto tentara Yahudi yang ikut Perang Dunia II melawan Nazi dengan sebutan “teroris”.

Gara-gara label itu, komunitas Yahudi protes. Awalnya, museum itu mem-posting secara online foto dari Brigade Yahudi yang diambil pada Oktober 1944. Museum itu memberikan judul foto; ”Kegiatan teroris: Pria dari Batalyon Pertama Brigade Yahudi selama masa march.”


Lantaran diprotes komunitas Yahudi, museum itu akhirnya menghapus foto tersebut dari arsip online-nya pada pekan ini.

Komunitas Yahudi, Simon Wiesenthal Center di Los Angeles, menulis keluhan kepada museum terkait label “teroris” di foto itu. Direktur kelompok itu untuk hubungan internasional, Dr Simon Samuels menulis bahwa museum itu telah “ternoda” atas tindakannya.

”Untuk orang-orang Yahudi Inggris, banyak dari mereka bertugas di pasukan ‘HM’, yang kemudian muncul Israel yang baru lahir sebagai relawan untuk mengusir Arab, dan dipimpin Inggris dengan tekad membereskanrencana pemusnahan oleh Hitler. Apakah Anda memfitnah militer Yahudi yang setia pada Inggris dengan stigma 'terorisme'?,” kata Samuels.

“Brigade Yahudi di bawah komando Inggris adalah pahlawan yang memerangi teroris fasis di Italia. Mereka saksi mata untuk pemusnahan orang-orang mereka karena mereka bergabung dengan kelompok daripembebas kamp-kamp,” lanjut dia, seperti dikutip Russia Today, semalam.

”Untuk menyebut mereka sebagai 'teroris' adalah revisi Holocaust terbesar yang pernah dibayangkan. Ini telah menodai museum,” imbuh dia.

Manajer Komunikasi Korporasi IWM, Bryony Phillips, mengatakan pelabelan pada foto itu merupakan tindakan tidak sengaja. ”Kami meminta maaf tanpa syarat. Ini adalah label bersejarah yang kami terima bersama foto, tidak sengaja meng-upload untuk memberikan akses publik untuk arsip kami yang komprehensif,” ujarnya.
(mas)
Berita Terkait
Belajar Bahasa Inggris...
Belajar Bahasa Inggris Sambil Mancing di Kampung Inggris Sawangan
Kerajaan Inggris Resmi...
Kerajaan Inggris Resmi Deklarasikan Charles III sebagai Penguasa Inggris
PM Inggris Rishi Sunak...
PM Inggris Rishi Sunak Disebut Tidak Tersentuh
Otoritas Italia Perketat...
Otoritas Italia Perketat Prokes Fans Inggris Jelang Laga Ukraina vs Inggris
Kampung Inggris Kediri...
Kampung Inggris Kediri Sabet Dua Rekor MURI
Prabowo Bertemu PM Inggris...
Prabowo Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Bahas Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Inggris
Berita Terkini
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
18 menit yang lalu
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
1 jam yang lalu
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
2 jam yang lalu
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
3 jam yang lalu
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
4 jam yang lalu
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
5 jam yang lalu
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved