AS Serahkan Buronan Koruptor ke China
Sabtu, 19 September 2015 - 18:37 WIB
AS Serahkan Buronan Koruptor ke China
A
A
A
WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyerahkan buronan koruptor yang telah lama dicari oleh China. Langkah ini adalah langkah yang jarang terjadi di antara ke dua negara yang tidak memiliki perjanjian ekstradisi.
Pejabat imigrasi AS menegaskan bahwa Yang Jinjun, diburu China atas tuduhan korupsi, termasuk diantara delapan warga China yang dipulangkan ke Negeri Tirai Bambu itu melalui pesawat carteran. Namun, imigrasi AS tidak memberikan keterangan lebih lanjut terkait warga China lain yang dipulangkan ke negeri asalnya. Mereka hanya menegaskan jika warga negara China yang dipulangkan adalah para buronan.
"Orang-orang ini adalah salah satu prioritas pihak imigrasi karena sejarah kejahatan berat yang mereka lakukan," kata pihak imigrasi AS, seperti dikutip dari Wall Street Journal, Sabtu (19/9/2015).
Namun, pihak imigrasi AS menegaskan jika pemulangan para buronan China ini tidak ada hubungannya dengan rencana kunjungan Presiden China, Xi Jinping.
Sebelumnya, pemerintah China sempat meminta kepada AS untuk memulangkan 100 buronan tersangka kasus korupsi yang bersembunyi di Negeri Paman Sam. China bahkan sempat merilis nama-nama para tersangka di mana 35 nama buronan tersebut diduga bersembunyi di AS.
Pejabat imigrasi AS menegaskan bahwa Yang Jinjun, diburu China atas tuduhan korupsi, termasuk diantara delapan warga China yang dipulangkan ke Negeri Tirai Bambu itu melalui pesawat carteran. Namun, imigrasi AS tidak memberikan keterangan lebih lanjut terkait warga China lain yang dipulangkan ke negeri asalnya. Mereka hanya menegaskan jika warga negara China yang dipulangkan adalah para buronan.
"Orang-orang ini adalah salah satu prioritas pihak imigrasi karena sejarah kejahatan berat yang mereka lakukan," kata pihak imigrasi AS, seperti dikutip dari Wall Street Journal, Sabtu (19/9/2015).
Namun, pihak imigrasi AS menegaskan jika pemulangan para buronan China ini tidak ada hubungannya dengan rencana kunjungan Presiden China, Xi Jinping.
Sebelumnya, pemerintah China sempat meminta kepada AS untuk memulangkan 100 buronan tersangka kasus korupsi yang bersembunyi di Negeri Paman Sam. China bahkan sempat merilis nama-nama para tersangka di mana 35 nama buronan tersebut diduga bersembunyi di AS.
(esn)