Politisi Belanda Sebut Krisis Imigran Sebagai Invasi Islam
Kamis, 10 September 2015 - 22:40 WIB
Politisi Belanda Sebut Krisis Imigran Sebagai Invasi Islam
A
A
A
THE HAGUE - Pemimpin sayap kanan Belanda, Geert Wilders, menyebut gelombang imigran yang melanda Eropa sebagai invasi Islam. Hal itu dikatakannya dalam debat di parlemen Belanda yang dilanda perpecahan terkait bagaimana sikap yang harus diambil negara itu terkait masalah tersebut.
"Massa yang terdiri dari pemuda dua puluhan dengan janggut bernyanyi Allahu Akbar di seluruh Eropa. Ini adalah invasi yang mengancam kemakmuran kita, keamanan kita, budaya dan identitas kita," ujarnya seperti disutat dari Reuters, Kamis (10/9/2015).
Wilders selama ini memang dikenal sebagai politisi kontroversial dan dikenal sebagai politisi anti-Islam. Sejumlah aksi kontroversial pun pernah dilakukan seperti pada bulan Juni lalu dimana ia berniat menayangkan kartun Nabi Muhammad di televisi. Meski akhirnya tidak terwujud, namun niatnya ini terang saja menyulut kontroversi.
Seperti diketahui, puluhan ribu orang mengungsi dari sejumlah wilayah konflik menuju ke Eropa untuk mendapatkan suaka. Sebagian dari mereka telah mendapatkan tempat di Jerman, Prancis, Austria, dan sejumlah negara eropa lainnya.
"Massa yang terdiri dari pemuda dua puluhan dengan janggut bernyanyi Allahu Akbar di seluruh Eropa. Ini adalah invasi yang mengancam kemakmuran kita, keamanan kita, budaya dan identitas kita," ujarnya seperti disutat dari Reuters, Kamis (10/9/2015).
Wilders selama ini memang dikenal sebagai politisi kontroversial dan dikenal sebagai politisi anti-Islam. Sejumlah aksi kontroversial pun pernah dilakukan seperti pada bulan Juni lalu dimana ia berniat menayangkan kartun Nabi Muhammad di televisi. Meski akhirnya tidak terwujud, namun niatnya ini terang saja menyulut kontroversi.
Seperti diketahui, puluhan ribu orang mengungsi dari sejumlah wilayah konflik menuju ke Eropa untuk mendapatkan suaka. Sebagian dari mereka telah mendapatkan tempat di Jerman, Prancis, Austria, dan sejumlah negara eropa lainnya.
(esn)