Rusia Gelar Parade Militer di Daerah Sengketa

Rabu, 02 September 2015 - 22:46 WIB
Rusia Gelar Parade Militer...
Rusia Gelar Parade Militer di Daerah Sengketa
A A A
MOSKOW - Rusia menggelar parade militer untuk memperingati keberhasilan mereka merebut sejumlah pulau di Pasifik dari tangan Jepang pada akhir Perang Dunia ke-II. Aksi provokatif Rusia ini dinilai akan mengobarkan kembali ketegangan kedua negara atas sengketa teritorial yang telah berjalan lama.

Unjuk kekuatan yang dilakukan oleh Rusia ini dilakukan di Pulau Sakhalin yang berada di Timur Jauh Rusia. Parade ini merupakan bagian dari rencana Presiden Rusia, Vladimir Putin, untuk menampilkan kekuatan militer mereka di tengah tegangnya hubungan antara Moskow dengan negara-negara barat akibat krisis di Ukraina.

Siaran televisi memperlihatkan tentara Rusia melangkah berjajar melalui jalan-jalan dengan bunga dan veteran perang untuk merayakan apa yang disebut Moskow dengan pembebasan Sakhalin. Parade itu menampilkan 700 tentara, 24 kendaraan tempur, dan 14 helikopter dan pesawat.

"Ini adalah keputusan pimpinan negara," ujar seorang juru bicara militer timur Rusia, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (2/9/2015).

Sakhalin berada di dekat Pulau Kuril yang menjadi bagian dari rantai pulau Jepang pada tahun 1945. Pulau yang kaya akan minyak dan gas ini hanya berjarak lebih dari 40 kilometer (24,85 mil) dari Hokkaido, pulau utama Jepang yang berada di sisi utara.

Hal inilah yang diyakini akan memperburuk hubungan Moskow dengan Tokyo. Pasalnya, Jepang telah mengklaim wilayah selatan Kuril sebagai wilayah sebelah utara Jepang. Wilayah ini menjadi sengketa karena keduanya belum menandatangani perjanjian perdamaian resmi pasca perang.

Rusia sendiri telah membangun sejumlah fasilitas militer di wilayah dari pulau-pulau yang masing dalam sengketa. Mereka juga mengklaim dasar laut bagian tengah dari Laut Okhotsk yang memisahkan Kuril dengan daratan Rusia.

Putin sendiri mengaku siap untuk membahas sengketa wilayah dengan Jepang. Namun ia tetap menyalahkan Jepang atas kebuntuan dialog kedua negara.
(esn)
Berita Terkait
Jet Tempur Jepang Cegat...
Jet Tempur Jepang Cegat Sepasang Pembom Berkemampuan Nuklir Rusia
Abe Berharap PM Baru...
Abe Berharap PM Baru Jepang Mampu Rampungkan Perjanjian Damai dengan Rusia
Jepang Tuding Rusia...
Jepang Tuding Rusia Kembangkan Senjata Baru
PM Kishida Kunjugi Ukraina,...
PM Kishida Kunjugi Ukraina, 2 Pesawat Pembom Rusia Dekati Jepang
Jepang Desak India Kecam...
Jepang Desak India Kecam Rusia
Rusia Sebar Sistem Rudal...
Rusia Sebar Sistem Rudal S-300 ke Pulau Sengketa Dekat Jepang
Berita Terkini
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
1 jam yang lalu
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
1 jam yang lalu
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
2 jam yang lalu
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
3 jam yang lalu
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
4 jam yang lalu
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
5 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved