Militer Rusia Tak Guncang Arktik, AS Tetap Waspada

Selasa, 01 September 2015 - 16:17 WIB
Militer Rusia Tak Guncang...
Militer Rusia Tak Guncang Arktik, AS Tetap Waspada
A A A
ANCHORAGE - Pemerintah Amerika Serikat menyatakan, aksi militer Rusia di Arktik atau Kutub Utara tidak mendestabilisasi atau mengguncang kawasan itu. Namun, AS tetap waspada dan terus memantau sepak terjang militer Kremlin di sana.

Hal itu disampaikan juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Seriakt (AS) John Kirby, kepada Sputnik. ”Mereka memiliki bukan hanya tanggung jawab regional tetapi global, Rusia tidak (mendestabilisasi kawasan). Dan sejauh ini kami tidak melihat apa yang mereka lakukan tidak sesuai dengan tanggung jawab strategis global mereka,” kata Kirby di sela-sela konferensi global di Anchorage, Alaska.

“Sejauh ini, kami tidak melihat kegiatan mereka telah mendestabilisasi wilayah tersebut,” katanya lagi, yang dilansir Selasa (1/9/2015).

Kendati demikian, lanjut Kirby, AS tetap waspada dengan sepak terjang militer Rusia di Arktik. ”Kami pasti menonton apa Rusia lakukan di wilayah ini, tidak ada pertanyaan tentang itu,” ujar Kirby.

Kirby menekankan bahwa AS secara konsisten membahas masalah Arktik dengan Rusia, termasuk keprihatinan atas kegiatan Rusia di sana.

”Mereka memiliki tanggung jawab yang sah soal keamanan di Arktik. Ini adalah yang kita bahas secara rutin dengan para pemimpin Rusia. Apa yang terjadi di Arktik, tentu kami prihatin tentang hal itu. Ini adalah sesuatu yang kita akan terus kita bicarakan dengan mereka tentang. Kami berharap kita akan terus memiliki diskusi ini,” imbuh Kirby.

Seperti diketahui, Rusia telah mengeksploitasi wilayah Arktik, termasuk memproduksi hidrokarbon dan mengembangkan rute Laut Utara, rute alternatif dari Eropa ke Asia. Kremlin juga telah meningkatkan kehadiran militernya di wilayah itu.

Presiden Rusia, Vladimir Putin sebelumnya telah menyatakan bahwa Rusia tidak berencana untuk melakukan aksi militer di Kutub Utara. Namun, dia memastikan bahwa militer Rusia akan mengambil langkah yang diperlukan untuk memastikan kemampuan pertahanannya di kawasan itu.
(mas)
Berita Terkait
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Fakta Perang Hibrida...
Fakta Perang Hibrida Amerika Serikat-Rusia
Perbandingan Wagner...
Perbandingan Wagner Rusia dan Blackwater Amerika Serikat
Pejabat Rusia yang Dilarang...
Pejabat Rusia yang Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Amerika Serikat: Iran...
Amerika Serikat: Iran Sekarang Beking Militer Utama Rusia
Campur Tangan Amerika...
Campur Tangan Amerika Serikat dalam Perang Rusia-Ukraina
Berita Terkini
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
36 menit yang lalu
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
1 jam yang lalu
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
1 jam yang lalu
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
1 jam yang lalu
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
2 jam yang lalu
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved