10 Ribu Warga Inggris Bela 2 Gadis India yang Dihukum dengan Diperkosa

Minggu, 30 Agustus 2015 - 16:49 WIB
10 Ribu Warga Inggris...
10 Ribu Warga Inggris Bela 2 Gadis India yang Dihukum dengan Diperkosa
A A A
LONDON - Lebih dari 100 ribu warga Inggris membela dua gadis India yang dihukum dewan desa dengan cara diperkosa dan diarak telanjang. Hukuman itu diberikan setelah kakak mereka, Ravi, kawin lari dengan wanita yang sudah menikah.

Meenakshi Kumari, 23, dan adiknya yang berusia 15 tahun telah meninggalkan rumah mereka usai hukuman menjijikkan itu mereka alami. Amnesty International telah mengecam tindakan terhadap dua gadis itu dan mendesak penguasa India campur tangan.

“Perkosaan adalah kejahatan memuakkan, bukan hukuman. Hal ini tidak mengherankan jika ‘hukuman’ menjijikkan yang telah memicu kemarahan global,” kata Rachel Alcock, Koordinator Aksi Inggris dari Amnesty International. (Baca: Dua Gadis India Dihukum dengan Diperkosa dan Diarak Telanjang)

Kedua gadis itu sejatinya korban diskriminasi kasta di Desa Baghpat, negara bagian Andhra Pradesh, India. Sebab, dewan desa itu didominasi kasta Jat (kasta keluarga wanita yang diajak kawin lari). Kasta Jat lebih tinggi derajatnya ketimbang kasta Dalit (kasta keluarga dua gadis yang dihukum).

”Pengadilan ini rutin memesan hukuma keji berupa kekerasan seksual terhadap perempuan,” ujar Alock. ”Mahkamah Agung India telah benardengan menyatakan perintah (dewan desa) itu ilegal.”

Lebih dari 100 ribu warga di Inggris telah menandatangani petisi yang menyerukan perlindungan terhadap kedua gadis itu.

Seumlah selebriti Inggris ikut membela kedua gadis India itu. Legenda Band Rock Queen, Brian May, menjadi salah satu warga Inggris yang mengutuk hukuman keji di wilayah India itu.

Unbelievable. Bagaimana kita memerangi gunung kejahatan di dunia kita, langkah demi langkah, batu demi batu, hari demi hari?,” kata Brian melalui Twitter, yang dilansir dari Daily Mirror, Minggu (30/8/2015).

Penulis Richard Dawkins juga bergabung dalam petisi itu.“Gadis India diperkosa sebagai 'hukuman' bagi saudaranya yang kawin lari. Ini benar-benar benar-benar seperti ISIS yang tidak ada hubungannya dengan Islam,” katanya.
(mas)
Berita Terkait
Jurnalis Inggris Sebut...
Jurnalis Inggris Sebut Pakistan sebagai Pemenang dalam Perang dengan India
Pakistan Ungkap India...
Pakistan Ungkap India Gunakan Drone Israel dengan Mesin Buatan Inggris
5 Fakta Gerakan Khalistan,...
5 Fakta Gerakan Khalistan, Berkembang Pesat di Kanada dan Inggris, tapi Mandul di India
India Siap Hidupkan...
India Siap Hidupkan Kembali 3 Motor Legendaris Inggris
Kenapa India dan Pakistan...
Kenapa India dan Pakistan Pisah? Ternyata Ini Penyebabnya
Pandemi Covid-19 Memburuk,...
Pandemi Covid-19 Memburuk, PM Inggris Batalkan Kunjungan ke India
Berita Terkini
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
42 menit yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
1 jam yang lalu
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
1 jam yang lalu
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
2 jam yang lalu
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
3 jam yang lalu
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
4 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved