Tolak Masjid di Australia, Massa Anti-Islam dan Anti-Rasis Bentrok

Minggu, 30 Agustus 2015 - 16:20 WIB
Tolak Masjid di Australia,...
Tolak Masjid di Australia, Massa Anti-Islam dan Anti-Rasis Bentrok
A A A
BENDIGO - Demonstrasi menolak pembangunan masjid di Kota Bendigo, Victoria, Australia, oleh massa Anti-Islam yang digalang kelompok Reclaim Australia berujung bentrok. Kelompok penentang pembangunan masjid itu dilawan massa anti-rasis.

Demonstrasi rusuh pada Sabtu petang itu juga diwarnai pembakaran bendera Australia. Demikian dilaporkan Australian Associated Press (AAP).

Massa anti-Islam yang juga berasal dari kelompok sayap kanan United Patriots Front (UPF) menerobos garis polisi dan mulai bentrok dengan massa anti-rasisme di dekat kawasan Balai Kota Bendigo. Polisi anti-huru hara turun tangan dan mampu memulihkan situasi setelah menembakkan semprotan merica.

Juru bicara UPF, Blair Cottrell, mengatakan, kelompoknya yang tidak menginginkan pembangunan masjid di Bendigo telah menderita akibat semprotan merica polisi. Sedangkan pemimpin anti-rasisme Yehezkiel Ox, juga mengecam kehadiran polisi yang dia sebut sebagai “maniak genosida”.

Wali Kota Bendigo, Peter Cox, menyatakan kekecewaannya setelah orang-orang dari luar Bendigo nekat datang ke kota itu dan membuat masalah.”Ini tentu tidak menempatkan Bendigo dalam situasi terbaik,” katanya kepada AAP.

Wali Kota Peter Cox memuji polisi yang berhasil melerai kedua kubu yang bentrok. Menurut IB Times, Minggu (30/8/2015), polisi telah meminta tambahan pasukan cadangan untuk operasi yang mereka sebut sebagai operasi polisi terbesar di negara bagian Victoria di luar Melbourne karena ada ancaman kekerasan.

Kepala Polisi Central Victoria, Inspektur Mick West juga memuji staf polisi yang berjumlah sekitar 350 personel yang dengan cepat meredam kekerasan.”Kami cukup senang dengan hasilnya," katanya. ”Telah ada banyak persiapan dan perencanaan yang telah dilakukan . Ini aman untuk mengatakan bahwa itu salah satu operasi terbesar di luar pusat Kota Melbourne.”

Pembangunan masjid di Bendigo sejatinya telah disetujui oleh dewan lokal tahun lalu. Namun, kelompok Reclaim Australia tetap menentangnya.
(mas)
Berita Terkait
Anthony Albanese, Tokoh...
Anthony Albanese, Tokoh Kelas Pekerja yang Jadi PM Australia Terpilih
Mertens dan Sabalenka...
Mertens dan Sabalenka Juarai Ganda Putri Australia Open 2021
Kunjungan Danielle Wood...
Kunjungan Danielle Wood Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia–Australia
Cendekiawan Muda RI...
Cendekiawan Muda RI di Australia Sumbang Ide Wujudkan Indonesia 4.0
Banjir Besar Landa Sydney,...
Banjir Besar Landa Sydney, Ribuan Orang Diminta Mengungsi
Australia Menyadari...
Australia Menyadari Konsumen China Tak Tergantikan Usai 30 Bulan Konflik
Berita Terkini
Wakil Menlu Arab Saudi...
Wakil Menlu Arab Saudi dan Keluarga Nasrallah Hadiri Pemakaman Khamenei
20 menit yang lalu
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
8 jam yang lalu
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
9 jam yang lalu
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
10 jam yang lalu
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
11 jam yang lalu
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
12 jam yang lalu
Infografis
Rama Duwaji, Istri dan...
Rama Duwaji, Istri dan Otak di Balik Kemenangan Zohran Mamdani
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved