Swiss Selidiki Skandal Lembaga Keuangan Pimpinan PM Najib

Senin, 24 Agustus 2015 - 16:49 WIB
Swiss Selidiki Skandal...
Swiss Selidiki Skandal Lembaga Keuangan Pimpinan PM Najib
A A A
ZURICH - Pemerintah Swiss sedang menyelidiki dugaan skandal korupsi di lembaga keuangan Malaysia, di mana Perdana Menteri (PM) Najib Raza menjadi dewan penasihatnya. Penyelidikan difokuskan kepada transaksi di lembaga 1Malaysia Development Bhd atau 1MDB tersebut.


The Wall Street Journal (WSJ), mengutip juru bicara Kantor Jaksa Agung Swiss, melaporkan bahwa penyelidikan difokuskan pada lembaga 1MDB yang dipicu oleh transaksi mencurigakan di sektor perbankan,yang dilaporkan ke Kantor Pelaporan Pencucian Uang Swiss (MROs).

Kantor Jaksa Agung itu menyatakan, penyelidikan oleh Swiss terkait dengan dugaan korupsi pejabat asing dan dugaan pencucian uang.

Sementara itu, pihak 1MBD dalam sebuah pernyataan mengaku belum menerima pemberitahuan apapun dari pihak berwenang Swiss. Namun, lembaga tersebut menyatakan siap untuk membantu peyelidikan yang dilakukan Swiss.

Penyelidikan muncul setelah ada transaksi lebih dari US$ 11 milIar dalam utang. ”1MDB belum dihubungi oleh pihak berwenang Swiss, tetapi siap untuk membantu dalam penyelidikan jika diminta dan tunduk pada saran dari pihak berwenang di Malaysia,” bunyi pernyataan 1MDB.

”Kami tetap berkomitmen untuk sepenuhnya bekerja sama dengan semua pihak berwenang yang sedang menyelidiki 1MDB,” lanjut pernyataan itu, Senin (24/8/2015).

Pada bulan Juli 2015 lalu, WSJ melaporkan bahwa penyelidik Malaysia telah ditelusuri aliran dana hampir US$700 juta dalam bentuk deposito. Aliran dana itu mengalir ke sebuah rekening pribadi yang diduga milik PM Najib. Namun, Najib membantah tuduhan korupsi maupun menerima dana dari lembaga 1MDB.

Sedangkan Wakil PM Malaysia, Ahmad Zahid Hamidi, mengatakan dana sebesar itu sumbangan dari donatur kaya asal Timur Tengah. Namun, tidak diungkap siapa donatur misterius itu. Hamidi juga mengklaim dana sebesar itu tidak berasal dari lembaga 1MDB.
(mas)
Berita Terkait
Hasil Swiss Open 2022:...
Hasil Swiss Open 2022: Leo/Daniel Dihentikan Pasangan Malaysia
Hasil Swiss Open 2023:...
Hasil Swiss Open 2023: Bagas/Fikri Dihentikan Pasangan Malaysia
Hajar Ganda Malaysia,...
Hajar Ganda Malaysia, Fajar/Rian Tembus Final Swiss Open 2022
Hasil Swiss Open 2022:...
Hasil Swiss Open 2022: Ganyang Duet Malaysia, Fajar/Rian Amankan Tiket 4 Besar
Swiss Usulkan Denda...
Swiss Usulkan Denda Rp15 Juta Bagi Pelanggar Larangan Burqa
Hasil Swiss Open 2022:...
Hasil Swiss Open 2022: Ganyang Malaysia, Fajar/Rian Rebut Gelar Pertama di Tahun Ini
Berita Terkini
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
8 menit yang lalu
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
40 menit yang lalu
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
1 jam yang lalu
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
2 jam yang lalu
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
2 jam yang lalu
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
3 jam yang lalu
Infografis
Rakyat Swiss Minta Pembelian...
Rakyat Swiss Minta Pembelian 36 Jet Tempur F-35 AS Dibatalkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved