Heroik, 2 Marinir AS Kalahkan Teroris AK-47 di Kereta Prancis

Sabtu, 22 Agustus 2015 - 10:38 WIB
Heroik, 2 Marinir AS...
Heroik, 2 Marinir AS Kalahkan Teroris AK-47 di Kereta Prancis
A A A
PARIS - Dua marinir Amerika Serikat (AS) dianggap pahlawan setelah menggagalkan aksi teroris bersenjata AK-47 di sebuah kereta yang meluncur dari Prancis ke Amsterdam, Belanda.

Kedua marinir AS itu berkelahi dengan pria bersenjata yang sudah mengumbar tembakan.Dua marinir AS itu bertugas di Kedutaan AS di Paris.

Mereka menerima informasi bahwa pria bersenjata AK-47 sedang berada di toilet kereta api untuk mempersiapkan serangan. Pria bersenjata itu telah menyiapkan jalur untuk melarikan diri dari toilet.

Namun, aksi teroris itu berhasil digagalkan kedua marinir AS setelah terjadi perkelahian. Tembakan pria bersenjata itu dilaporkan mengenai satu orang hingga mengalami luka serius.

Belum ada konfirmasi, apakah orang yang tertembak itu salah satu marinir AS atau penumpang sipil kereta. Satu marinir AS lainnya dilaporkan terkena tikaman. Namun, pria bersenjata itu berhasil dikalahkan.

Pria bersenjata tersebut membawa banyak amunisi yang memungkinkan mengumbar 200 tembakan. Dia juga membawa pistol otomatis dan pisau.

Menteri Dalam Negeri Prancis, Bernard Cazeneuve, memuji keberanian dua marinir AS. ”Saya ingin mengucapkan terima kasih dan kekaguman untuk dua penumpang Amerika ini,” ujar Cazeneuve.

”Berkat ketenangan tenang dari dua penumpang Amerika, kita terhindar dari tragedi. Tanpa mereka, kita akan menghadapi sebuah drama mengerikan,” lanjut dia, seperti dikutip Reuters, Sabtu (22/8/2015). ”Mereka sangat berani dan menunjukkan keberanian ekstrem dalam keadaan sangat sulit.”

Semalam, Pentagon mengkonfirmasi aksi heroik kedua marinir AS di kereta Prancis. Namun, Pentagon menolak merilis identitas kedua marinir tersebut.

Pria bersenjata itu ditangkap ketika kereta dialihkan ke Arras, di Prancis utara, setelah dikalahkan para mainir AS.“Seorang pria menembaki kereta Thalys,di wilayahantara Amsterdam dan Paris, satu orang terluka sangat serius. Kami tidak tahu motifnya,” kata Pierre Henry Brande, juru bicara Kementerian Dalam Negeri Prancis. ”Berbicara tentang motif teroris akan terlalu dini untuk saat ini,” katanya lagi.
(mas)
Berita Terkait
Amerika Serikat Dibantai...
Amerika Serikat Dibantai Prancis, Fans: Tim Basket Terburuk!
Tolak Prancis, Thierry...
Tolak Prancis, Thierry Henry Lebih Tertarik Latih Amerika Serikat
Harapan Fabio Quartararo...
Harapan Fabio Quartararo usai Naik Podium di MotoGP Amerika Serikat 2023
5 Negara NATO dengan...
5 Negara NATO dengan Militer Terkuat Jika Amerika Serikat Keluar, Siapa Saja?
Hasil Piala Dunia U-17:...
Hasil Piala Dunia U-17: Prancis Hancurkan Amerika Serikat 3-0
Prancis Tantang Tim...
Prancis Tantang Tim Basket Amerika Serikat di Final Olimpiade Tokyo 2020
Berita Terkini
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
19 menit yang lalu
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
1 jam yang lalu
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
2 jam yang lalu
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
3 jam yang lalu
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
4 jam yang lalu
Panglima IRGC Sumpah...
Panglima IRGC Sumpah Balas Dendam atas Pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran
5 jam yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved