Dunia Ingin Tahu Resep Indonesia Tekan Ekstremisme

Selasa, 28 Juli 2015 - 19:52 WIB
Dunia Ingin Tahu Resep...
Dunia Ingin Tahu Resep Indonesia Tekan Ekstremisme
A A A
JAKARTA - Ketua Institut Wahid, yang merupakan anak dari Gus Dur, Yeni Wahid menyebut saat ini dunia internasional sudah menilai Indonesia sebagai negara yang sukses menggabungkan antara nasionalisme, demokrasi dan Islam. Hal itu diutarakan Yeni paska melakukan dialog dengan Perdana Menteri Inggris David Cameron di Jakarta.

"Banyak negara di luar sana, terutama negara Barat melihat bahwa indonesia mampu mengkombinasikan antara semangat nasionalisme dengan indentitas sebagai umat Islam dan mampu mengembangkan toleransi dalam mempraktekkan keberagamaan di Indonesia. Jadi, mereka datang ke sini untuk menanyakan resepnya," kata Yeni pada Selasa (28/7/2015).

Sementara itu, terkait pertemuan dengan Cameron, dirinya menuturkan para tokoh Islam di Indonesia menjabarkan secara rinci sejarah Islam di Indonesia. Turut dijelaskan pula bagaimana perkembangannya, dan bagaimana Pancasila, sebagai jati diri bangsa mempersatukan semua umat agama di Indonesia.

"Pada dasarnya apa yang kami katakan kepada mereka, adalah bahwa kami mencoba mengembangkan identitas Islam di Indonesia. Jadi, ini hanya di luar narasi kontra dan ini telah menjadi resep sukses di Indonesia. Untuk menemukan platform yang moderat agama di Inggris, untuk melibatkan pemuda dan jangan biarkan mereka terpengaruh paham radikal," sambungnya.

Yeni mengatakan, para tokoh Islam menjabarkan kepada Cameron, bahwa untuk melawan radikalisme, diperlukan juga strategi yang radikal. Dalam artian, jika mereka menggunakan teknologi, dan pendekatan personal, maka pemerintah juga harus melakukan yang sama. Pendekatan konvensional, lanjut Yeni sudah tidak berlaku lagi saat ini.

"PM juga bertanya bagaimana kita bisa memerangi ekstremisme. kita semua setuju bahwa kita harus tahu akar penyebab terorisme, ideologi tentang pemahaman Islam, penafsiran Alquran, dan interpretasi sunnah," imbuhnya.
(esn)
Berita Terkait
Kunjungan Menlu Inggris...
Kunjungan Menlu Inggris ke Indonesia
Prabowo Bertemu PM Inggris...
Prabowo Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Bahas Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Inggris
Kelahiran Bayi Badak...
Kelahiran Bayi Badak di Kebun Binatang Chester Inggris
50 Juta Vaksin Asal...
50 Juta Vaksin Asal Inggris Dipesan Pemerintah Indonesia
Satu Juta Vaksin Astrazeneca...
Satu Juta Vaksin Astrazeneca Tiba di Indonesia
Tim Bulutangkis Indonesia...
Tim Bulutangkis Indonesia Dipastikan Pulang Lebih Cepat
Berita Terkini
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
1 jam yang lalu
Teror Israel di Tepi...
Teror Israel di Tepi Barat Makin Mencekam, Mesir dan Spanyol Marah Besar!
2 jam yang lalu
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
3 jam yang lalu
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
4 jam yang lalu
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
5 jam yang lalu
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
6 jam yang lalu
Infografis
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved