Rusia Mengaku Tak Suka Cari Masalah dengan Negara Lain
Selasa, 28 Juli 2015 - 16:14 WIB
Rusia Mengaku Tak Suka Cari Masalah dengan Negara Lain
A
A
A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan Rusia tidak pernah mencari masalah dengan negara lain. Rusia, menurut Putin hanya berusaha untuk melindungi kepentingannya di luar negeri.
"Rusia tidak berminat mencari konfrontasi dengan negara-negara lain. Tapi kadang-kadang kita hanya harus mempertahankan kepentingan kita. Dan kita pasti akan melakukannya, tapi tidak dengan cara konfrontatif tetapi dengan cara kompromi dan solusi yang dapat diterima bersama," kata Putin.
Ketika diminta pendapatnya mengenai apa yang sudah dituduhkan oleh para rivalnya selama beberapa tahun terakhir tersebut. Putin menyebut tidak pernah ambil pusing dengan semua pendapat yang muncul mengenai dirinya.
"Saya mencoba untuk mengabaikan mereka. Saya hanya melakukan apa yang saya pikir harus saya lalukan untuk melindungi kepentingan negara dan orang-orang Rusia," sambungnya, seperti dilansir Itar-tass pada Selasa (28/7/2015).
Sementara itu, dirinya juga tidak meyakini bahwa mitra-mitranya di Eropa, khususnya kelompok oposisi mendukung setiap kebijakan yang dia buat. Menurutnya, mereka tidak terlalu memperhatikan kebijakan yang diambil negara lain, dan lebih berfokus di dalam negeri.
"Rusia tidak berminat mencari konfrontasi dengan negara-negara lain. Tapi kadang-kadang kita hanya harus mempertahankan kepentingan kita. Dan kita pasti akan melakukannya, tapi tidak dengan cara konfrontatif tetapi dengan cara kompromi dan solusi yang dapat diterima bersama," kata Putin.
Ketika diminta pendapatnya mengenai apa yang sudah dituduhkan oleh para rivalnya selama beberapa tahun terakhir tersebut. Putin menyebut tidak pernah ambil pusing dengan semua pendapat yang muncul mengenai dirinya.
"Saya mencoba untuk mengabaikan mereka. Saya hanya melakukan apa yang saya pikir harus saya lalukan untuk melindungi kepentingan negara dan orang-orang Rusia," sambungnya, seperti dilansir Itar-tass pada Selasa (28/7/2015).
Sementara itu, dirinya juga tidak meyakini bahwa mitra-mitranya di Eropa, khususnya kelompok oposisi mendukung setiap kebijakan yang dia buat. Menurutnya, mereka tidak terlalu memperhatikan kebijakan yang diambil negara lain, dan lebih berfokus di dalam negeri.
(esn)