China: Sejumlah Reklamasi di Laut China Selatan Rampung

Selasa, 30 Juni 2015 - 16:49 WIB
China: Sejumlah Reklamasi...
China: Sejumlah Reklamasi di Laut China Selatan Rampung
A A A
BEIJING - Pemerintah China menyatakan, reklamasi di sejumlah pulau di kawasan Laut China Selatan sudah rampung. Hal itu disampaikan Kementerian Luar Negeri China, Selasa (30/6/2015).

Reklamasi oleh Beijing itu dilakukan di sejumlah pulau di Kepualauan Spratly, wilayah di Laut China Selatan yang diperebutkan negara-negara Asia. Klaim terbaru dari Beijing ini bisa kembali memicu antara China dan negara-negara Asia yang terlibat sengketa maritim.

“Proyek reklamasi daratan di beberapa pulau dan terumbu karang di Laut China Selatan telah selesai dihari terakhir,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Hua Chunying.

Ada tujuh terumbu kerang yang jadi objek reklamasi China. Proyek reklamasi itu telah ditentang Filipina, Vietnam, Malaysia, Taiwan dan Brunei yang sama-sama mengklaim kepulauan di Laut China Selatan.

Setelah proyek sejumlah reklamasi pulau itu rampung, China akan melanjutkan proyek selanjutnya. Padahal, Amerika Serikat (AS) sudah mendesak China untuk menghentikan kegiatannya di kawasan sengketa itu. “Adapun langkah berikutnya, China akan mulai memenuhinya dengan fasilitas,” kata Hua, seperti dikutip Reuters.

”Pembangunan ini terutama untuk memberikan layanan guna memenuhi tuntutan sipil sehingga lebih memudahkan upaya China dalam operasi pencarian dan penyelamatan maritim, pencegahan dan pengurangan bencana, penelitian maritim, pengamatan meteorologi, perlindungan lingkungan, keselamatan navigasi, layanan perikanan dan sebagainya, yang sesuai dengan tanggung jawab internasional kami,” lanjut Hua.
(mas)
Berita Terkait
Duterte: Konflik dengan...
Duterte: Konflik dengan China Pasti Berujung Pertumpahan Darah
Menlu Filipina kepada...
Menlu Filipina kepada China: Keluar dari Laut China Selatan!
Klaim China Terhadap...
Klaim China Terhadap Fitur di Laut China Selatan Bisa Picu Serangan Balasan
Gentayangan di LCS,...
Gentayangan di LCS, China Sebut Pesawat Intai Australia Ancam Kedaulatan
Menhan Filipina: Beijing...
Menhan Filipina: Beijing Ingin Caplok Lebih Banyak Wilayah di Laut China Selatan
Bersitegang dengan China,...
Bersitegang dengan China, Filipina Bangun Stasiun Pemantau di LCS
Berita Terkini
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
1 jam yang lalu
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
4 jam yang lalu
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
5 jam yang lalu
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
6 jam yang lalu
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
8 jam yang lalu
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
8 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved