Netanyahu Ngotot Israel Tak Lakukan Kejahatan Perang
Selasa, 23 Juni 2015 - 12:35 WIB
Netanyahu Ngotot Israel Tak Lakukan Kejahatan Perang
A
A
A
TEL AVIV - Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, bersikeras bahwa Israel tidak melakukan kejahatan perang di Gaza. Reaksi Netanyahu itu sebagai respons laporan PBB yang menuduh Israel dan Hamas sama-sama melakukan kejahatan perang saat pertempuran pecah di Gaza tahun lalu.
”Israel membela diri melawan organisasi teror yang menyerukan kehancuran dan (organisasi) itu sendiri yang melakukan kejahatan perang,” kata Netanyahu, dalam sebuah pernyataan, mengacu pada kelompok Hamas yang menguasai Jalur Gaza, Palestina.
Sementara itu, Hamas menyambut laporan PBB yang menyatakan Israel melakukan kejahatan perang di Gaza. Namun, Hamas juga mengecam laporan itu ketika kelompoknya juga ikut disebut melakukan kejahatan perang.
”Hamas menyambut laporan itu, di mana penjajah Zionis melakukan kejahatan perang selama perang terakhir melawan (rakyat) Gaza,” kata Fawzi Barhum, juru bicara Hamas.
Pejabat senior Hamas, Ghazi Hamad, menolak jika Hamas disebut melakukan kejahatan perang. Alasannya, roket dan mortir Hamas ditujukan untuk situs militer Israel, bukan terhadap warga sipil.
Sebelumnya, laporan PBB yang sudah lama dinanti menyatakan selama Perang Gaza 2014, Israel dan kelompok militan Palestina, dianggap telah melakukan kejahatan perang selama konflik berlangsung.
Laporan itu, seperti dilansir Al Arabiya, semalam, mengecam penggunaan senjata besar di Gaza. Di mana, Israel meluncurkan lebih dari 6 ribu serangan udara dan menembakkan 50 ribu artileri selama operasi militer 51 hari.
Sedangkan Hamas dikecam karena melakukan penembakan roket sembarangan ke wilayah Israel dengan tujuan menebarkan ketakutan di antara warga sipil Israel.
”Israel membela diri melawan organisasi teror yang menyerukan kehancuran dan (organisasi) itu sendiri yang melakukan kejahatan perang,” kata Netanyahu, dalam sebuah pernyataan, mengacu pada kelompok Hamas yang menguasai Jalur Gaza, Palestina.
Sementara itu, Hamas menyambut laporan PBB yang menyatakan Israel melakukan kejahatan perang di Gaza. Namun, Hamas juga mengecam laporan itu ketika kelompoknya juga ikut disebut melakukan kejahatan perang.
”Hamas menyambut laporan itu, di mana penjajah Zionis melakukan kejahatan perang selama perang terakhir melawan (rakyat) Gaza,” kata Fawzi Barhum, juru bicara Hamas.
Pejabat senior Hamas, Ghazi Hamad, menolak jika Hamas disebut melakukan kejahatan perang. Alasannya, roket dan mortir Hamas ditujukan untuk situs militer Israel, bukan terhadap warga sipil.
Sebelumnya, laporan PBB yang sudah lama dinanti menyatakan selama Perang Gaza 2014, Israel dan kelompok militan Palestina, dianggap telah melakukan kejahatan perang selama konflik berlangsung.
Laporan itu, seperti dilansir Al Arabiya, semalam, mengecam penggunaan senjata besar di Gaza. Di mana, Israel meluncurkan lebih dari 6 ribu serangan udara dan menembakkan 50 ribu artileri selama operasi militer 51 hari.
Sedangkan Hamas dikecam karena melakukan penembakan roket sembarangan ke wilayah Israel dengan tujuan menebarkan ketakutan di antara warga sipil Israel.
(mas)