Soal Pemerintahan Baru, Hamas Tolak Proposal Abbas

Minggu, 21 Juni 2015 - 18:00 WIB
Soal Pemerintahan Baru,...
Soal Pemerintahan Baru, Hamas Tolak Proposal Abbas
A A A
GAZA - Hamas dilaporkan telah menolak proposal yang diajukan oleh Presiden Palestina Mahmoud Abbas soal pemerintahan persatuan Palestina yang baru. Menurut juru bicara Hamas, Sami Abu Zuhri, penolakan ini dikarenakan Hamas tidak pernah dilibatkan langsung dalam proses pembentukan pemerintahan yang baru.

"Tidak ada kontak resmi dengan Hamas untuk membentuk pemerintah baru, kecuali satu-satunya kontak dimana kami diberitahu tentang Abbas menawarkan untuk membentuk pemerintah persatuan yang lebih besar," kata Abu Zuhri.

"Penawaran itu telah ditolak. Abbas tidak memiliki hak untuk membuat perombakan pemerintahan itu sendiri, tetapi dia harus meminta, berkoordinasi dengan semua faksi di Palestina, termasuk Hamas," sambungnya, seperti dilansir Xinhua pada Minggu (21/6/2015).

Dirinya kembali menegaskan, bahwa jika Abbas ingin membuat pemerintahan yang baru, maka ia harus melakukan komunikasi dengan semua faksi di Palestina. "Posisi kami sangat jelas, bahwa setiap perubahan harus didiskusikan dengan semua faksi," imbuhnya.

Abbas sendiri dikabarkan akan membuat pemerintahan persatuan yang baru berdasarkan dengan prinisp yang dianut oleh Organisasi Pemebebasan Palestina (PLO). Abbas dikabarkan akan bertemu dengan anggota PLO pada esok hari untuk membahas pembentukan pemerintahan persatuan yang baru.

Pemerintahan persatuan Palestina di bawah pimpinan Rami Hamdallah sendiri resmi bubar pada pekan lalu, setelah berdiri selama kurang lebih satu tahun. Bubarnya pemerintahan tersebut ditandai dengan mundurnya Hamdallah sebagai pemimpin pemerintahan.

Bubarnya pemerintahan persatuan ini juga kembali mencuatkan perseteruan antara Hamas dan Fatah, yang dalam satu tahun ini cukup tegang. Hamas menyebut Fatah sebagai kelompok yang egois, karena tidak melibatkan faksi lain dalam setiap keputusan yang diammbil terkait dengan pemerintah persatuan Palestina.
(esn)
Berita Terkait
Timnas Palestina Tiba...
Timnas Palestina Tiba di Indonesia, Yel-Yel Ahlan Wa Sahlan Menggema
Palestina Desak Belanda...
Palestina Desak Belanda Mengakui Negara Palestina
Aksi Bela Palestina,...
Aksi Bela Palestina, Ratusan Nelayan Mabak Gelar Aksi di Lautan Merak
Ikut Aksi Bela Palestina,...
Ikut Aksi Bela Palestina, Hidayat Nur Wahid Minta Prabowo Tegas Bela Kemerdekaan Palestina
Ribuan Warga Kembali...
Ribuan Warga Kembali ke Rumah Mereka meski Kota Gaza telah Hancur
Brigade Jenin Tolak...
Brigade Jenin Tolak Serahkan Senjata, Rakyat Palestina Ingin Akhiri Perang Saudara
Berita Terkini
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
58 menit yang lalu
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
1 jam yang lalu
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
3 jam yang lalu
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
3 jam yang lalu
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
4 jam yang lalu
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
5 jam yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved