Dicap Australia Tak Becus Jaga Perbatasan Ini Reaksi RI

Kamis, 18 Juni 2015 - 14:26 WIB
Dicap Australia Tak...
Dicap Australia Tak Becus Jaga Perbatasan Ini Reaksi RI
A A A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia menanggapi tuduhan Menteri Luar Negeri Australia, Julie Bishop, bahwa Indonesia tidak becus menjaga wilayah perbatasan. Hal itu, menurut Bishop, membuat banyak kapal pencari suaka masuk ke perairan Australia.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia Arrmanatha Nassir, menegaskan bahwa, Indonesia sangat serius menjaga setiap perbatasananya. Walaupun patut diakui, menjaga perbatasan Indonesia dengan wilayah sangat luas tidaklah mudah. (Baca juga: Ini Alasan Indonesia Tuntut Australia Jelaskan Suap Penyelundup Manusia)

“Indonesia sangat serius menjaga kedaulatan dan perairan Indoensia. Kita juga akui, bukan hal mudah menjaga wilayah laut kita selama 24 jam, yang bila dibandingkan dengan negara di kawasan lain, (wilayah Indonesia) jauh lebih besar,” kata Arrmanatha, dalam briefing mingguan pada Kamis (18/6/2015).

Soal penyelundupan manusia, diplomat Indoonesia yang akrab disapa Tata itu, mengatakan, Indonesia sangat serius dalam melawan masalah itu. Dia mencatat dengan adanya penangkapan kapal penyelundup manusia terbaru, setidaknya sudah tujuh kali Indonesia menangkap kapal penyelundup manusia

"Di Rote sudah ada enam kali keputusan pengadilan mengenai hal ini, dengan hukuman 4,5 tahun hingga 10 tahun kurungan penjara,” imbuh dia.

Namun, lanjut Tata, untuk mengatasi masalah penyelundupan manusia memang tidak bisa diselesaikan oleh satu atau dua negara saja. Tapi, diperlukan sebuah tindakan yang menyeluruh yang melibatkan semua pihak untuk melawan praktik penyelundupan manusia.

"Upaya mengatasi smugggling harus komprehensif, dari negara asal, negara transit dan negara tujuan. Kita bukan negara yang menandatangani refugee, tapi apabila ada kapal yang membutuhkan bantuan, kita tidak akan mendorong mereka keluar,” ujarnya.
(mas)
Berita Terkait
Kunjungan Danielle Wood...
Kunjungan Danielle Wood Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia–Australia
Cendekiawan Muda RI...
Cendekiawan Muda RI di Australia Sumbang Ide Wujudkan Indonesia 4.0
KJRI Melbourne Benarkan...
KJRI Melbourne Benarkan Ada WNI yang Ditangkap Karena Ngutil Tas Mewah
Kerjasama dengan UNICEF,...
Kerjasama dengan UNICEF, Australia Bantu Penanganan Covid-19 Indonesia
Wasit Yordania Adham...
Wasit Yordania Adham Makhadmeh Pimpin Laga Timnas Indonesia vs Australia
Peringkat Timnas Indonesia...
Peringkat Timnas Indonesia Terpaut Jauh dari Australia, Shin Tae-yong: Kami Tidak Gentar
Berita Terkini
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
2 jam yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
2 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
4 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
5 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
5 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
7 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved