Rayuan Maut Lingerie Militan ISIS pada Mualaf Wanita

Kamis, 04 Juni 2015 - 12:41 WIB
Rayuan Maut Lingerie...
Rayuan Maut Lingerie Militan ISIS pada Mualaf Wanita
A A A
RAQQA - Militan ISIS bernama Abu Bilel, 38, merayu seorang mualaf wanita asal Prancis agar bersedia menjadi pengantinnya dan bergabung dengan ISIS. Dalam rayuannya, militan itu mengimingi kebebasan berpakaian pada wanita itu, termasuk menggunakan lingerie.

Tapi, Abu Bilel tidak tahu jika mualaf wanita itu adalah seorang wartawan dan penulis bernama Anna Erelle (bukan nama sebenarnya), 20, asal Kota Toulouse. Rayuan itu dilontarkan Bilel pada ketika chatting menggunakan Skype, di mana Erelle memakai akun palsu bernama “Melodie”.

”Anda dapat melakukan apa yang Anda inginkan dengan suami Anda ketika Anda sendirian dengan dia,” kata Bilel, seperti dikutip Daily Mail, Kamis (4/6/2015).

”Anda perlu untuk memenuhi setiap keinginannya. Anda bisa memakai apa pun yang Anda inginkan di bawah sitar dan burqa. Sabuk, stoking jala, atau apapun yang suami Anda inginkan. Apakah suka dengan lingerie sudah cukup, baby?,” lanjut Bilel saat merayu Erelle.

Ketika kontak melalui Skype itu, Abu Bilel bersolek dan mengirim fotonya dengan gaya membusungkan dada. Tak lupa, dia menggantungkan senapan serbu M4 di bahunya.

Jurnalis wanita itu sudah sebulan “berpacaran” dengan militan ISIS melalui skype. Selama sebulan itulah, Erelle mengupas segala hal tentang Abu Bilel, yang dia terbitkan dalam sebuah buku, tentang cara militan ISIS merekrut anggota baru.

Bukunya itu akan diterbitkan di Inggris besok, dengan judul “In the Skin of a Jihadist: Inside Islamic State’s Recruitment Network’s”. Selama kontak dengan skype, mata Erelle ditempeli dengan eyeliner. Trik ini dia tiru dari tentara Afghanistan ketika terpapar asap rokok.

Di awal perjumpaan dengan Abu Bilel, jurnalis wanita ini dipuji dan ditanya apakah dia seorang Muslimah. Kemudian, dia ditanya pendapatnya tentang “mujahidin”. Sedangkan pertanyaan terakhir yang dilontarkan Abu Bilel adalah apakah wanita itu berpikir untuk datang ke Suriah atau tidak.
(mas)
Berita Terkait
Pasca Bom Bunuh Diri...
Pasca Bom Bunuh Diri ISIS-K, Pasukan Taliban Blokade Jalan di Kawasan Bandara Kabul
ISIS Serbu Penjara Kurdi...
ISIS Serbu Penjara Kurdi Suriah, 25 Tewas
Simpatisan ISIS Serang...
Simpatisan ISIS Serang Desa di Nigeria, 59 Tewas
Serangan Simpatisan...
Serangan Simpatisan ISIS Tewaskan Jenderal Nigeria
ISIS Klaim Serangan...
ISIS Klaim Serangan Mortir di Kabul
ISIS Tingkatkan Pertempuran...
ISIS Tingkatkan Pertempuran di Sinai, Rumah Warga Jadi Jebakan Bom
Berita Terkini
Iran Sebut Sanksi AS...
Iran Sebut Sanksi AS yang Diperbarui Langgar MoU, Langkah itu Mulai Berlaku Penuh 17 Juli
24 menit yang lalu
Harga Minyak Melonjak...
Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran
2 jam yang lalu
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
2 jam yang lalu
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
11 jam yang lalu
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
12 jam yang lalu
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
14 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved