Yaman: Perpanjangan Gencatan Senjata Tergantung Situasi di Lapangan

Minggu, 17 Mei 2015 - 19:33 WIB
Yaman: Perpanjangan...
Yaman: Perpanjangan Gencatan Senjata Tergantung Situasi di Lapangan
A A A
RIYADH - Pemerintah Yaman memberikan respon atas permintaan perpanjangan gencatan senjata yang diutarakan oleh utusan khusus PBB Ismail Ould Cheikh Ahmed. Menurut Wakil Presiden Yaman Khaled Bahah, perjanjangan gencatan senjata akan sangat tergatung pada situasi di lapangan.

Sama halnya dengan Ahmed, Bahah seperti dilansir Reuters pada Minggu (17/5/2015) juga mengatakan, pihaknya sangat mengharapkan adanya perpanjangan gencatan senjata tersebut. Namun, bila kondisi di lapangan tidak memungkinkan, Yaman tidak akan meminta Saudi untuk memperjangan gencatan senjata itu.

"Kita membutuhkan gencatan senjata untuk jangka panjang, bukan hanya untuk beberapa hari. Tapi, semua itu tergantung pada realita yang terjadi di lapangan," kata Bahah dalam sebuah pernyataan.

"Memang, ada rencana untuk memperpanjang gencatan senjata tersebut. Tapi, sekali lagi semua itu tergantung pada perkembangan situasi di lapangan. Sama seperti yang lainnya, Kami sangat menginginkan perpanjangan itu," sambungnya.

Gencatan senjata lima hari di Yaman sendiri akan berakhir pada malam hari ini waktu Yaman. Sementara itu, Houhthi belum memberikan respon apapun terkait adanya ide perpanjangan gencatan senjata tersebut.
(esn)
Berita Terkait
Hanya Jadi Boneka, PM...
Hanya Jadi Boneka, PM Yaman Ahmed bin Mubarak Pilih Mundur
Setelah Assad Tumbang,...
Setelah Assad Tumbang, Mungkinkah Rakyat Yaman Jatuhkan Houthi dengan Dukungan Israel dan AS?
Israel Sebut Musuh Terberatnya...
Israel Sebut Musuh Terberatnya Sekarang Adalah Houthi
Arab Saudi Ancam STC...
Arab Saudi Ancam STC yang Ingin Menguasai Hadramaut
Saudi Bertarung dengan...
Saudi Bertarung dengan UEA di Yaman, Berikut 6 Faktanya
Yaman Terpecah Belah,...
Yaman Terpecah Belah, Akankah Intervensi Arab Saudi dan UEA Sukses?
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
5 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
9 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
10 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
11 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
12 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
13 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved