Dari Pakistan, Jenazah Istri Dubes Burhan Segera Dimakamkan
Rabu, 13 Mei 2015 - 18:41 WIB
Dari Pakistan, Jenazah Istri Dubes Burhan Segera Dimakamkan
A
A
A
YOGYAKARTA - Jenazah Hery Listyawati, istri Duta Besar (Dubes) RI untuk Pakistan Burhan Muhammad, akan diantar langsung oleh Pemerintah Pakistan ke Indonesia. Setelah semua prosedur termasuk tes DNA rampung, jenazah korban segera dimakamkan.
Pihak keluarga yang berada di rumah duka, di Jalan Haji Agus Salim Nomor 57, Kauman, Yogyakarta kini menunggu kedatangan jenazah Hery Listyawati. "Kita belum tahu kapan datangnya. Info yang kami terima memang diantar langsung oleh Pemerintah Pakistan. Tes DNA juga sudah selesai," kata juru bicara keluarga, Heri Widyawati, Rabu (13/5/2015).
Menurut pihak keluarga, rencananya jenazah korban akan dimakamkan di makam keluarga, di Dusun Tegaldowo, Bantul. Namun, atas permintaan dari suaminya, Burhan Muhammad, pemakaman akan dilakukan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Mondoliko, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta.
"Kalau di Bantul itu sudah dipersiapkan. Tapi ternyata diubah, atas perintah Pak Burhan seperti itu. Sebelumnya Pak Burhan belum bisa diajak rembugan (musyawarah). Tapi setelah ada perkembangan, beliau bilang kalau dimakamkan di samping ibu kami saja yang baru meninggal setahun yang lalu," ujar Heri Widyawati.
Dari informasi yang beredar, jenazah Hery Listywati akan tiba di Yogyakarta melalui Bandara Adisutjipto, pada pukul 12.00 WIB, Kamis besok. Selanjutnya jenazah akan dimakamkan di Umbulharjo, Yogyakarta.
Dubes Burhan Muhammad sendiri kini telah dirawat di Singapura. Dia mengalami luka parah, terutama luka bakar akibat tragedi jatuhnya helikopter Pakistan beberapa hari lalu.
Tragedi pada Jumat (8/5/2015) pekan lalu itu juga menewaskan Dubes Norwegia, Dubes Filipina serta isteri Dubes Malaysia.
Pihak keluarga yang berada di rumah duka, di Jalan Haji Agus Salim Nomor 57, Kauman, Yogyakarta kini menunggu kedatangan jenazah Hery Listyawati. "Kita belum tahu kapan datangnya. Info yang kami terima memang diantar langsung oleh Pemerintah Pakistan. Tes DNA juga sudah selesai," kata juru bicara keluarga, Heri Widyawati, Rabu (13/5/2015).
Menurut pihak keluarga, rencananya jenazah korban akan dimakamkan di makam keluarga, di Dusun Tegaldowo, Bantul. Namun, atas permintaan dari suaminya, Burhan Muhammad, pemakaman akan dilakukan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Mondoliko, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta.
"Kalau di Bantul itu sudah dipersiapkan. Tapi ternyata diubah, atas perintah Pak Burhan seperti itu. Sebelumnya Pak Burhan belum bisa diajak rembugan (musyawarah). Tapi setelah ada perkembangan, beliau bilang kalau dimakamkan di samping ibu kami saja yang baru meninggal setahun yang lalu," ujar Heri Widyawati.
Dari informasi yang beredar, jenazah Hery Listywati akan tiba di Yogyakarta melalui Bandara Adisutjipto, pada pukul 12.00 WIB, Kamis besok. Selanjutnya jenazah akan dimakamkan di Umbulharjo, Yogyakarta.
Dubes Burhan Muhammad sendiri kini telah dirawat di Singapura. Dia mengalami luka parah, terutama luka bakar akibat tragedi jatuhnya helikopter Pakistan beberapa hari lalu.
Tragedi pada Jumat (8/5/2015) pekan lalu itu juga menewaskan Dubes Norwegia, Dubes Filipina serta isteri Dubes Malaysia.
(mas)