Obama: Iran Negara Sponsor Teroris

Rabu, 13 Mei 2015 - 15:55 WIB
Obama: Iran Negara Sponsor...
Obama: Iran Negara Sponsor Teroris
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama, blak-blakan menuding Iran sebagai negara sponsor teroris. Menurutnya, negara-negara Teluk sudah khawatir dengan sepak terjang Iran.

Komentar Obama itu disampaikan dalam sebuah wawancara dengan koran Arab, Asharq al-Awsat, Rabu (13/5/2015) menjelang pertemuannya dengan putra mahkota Arab Saudi dan pemimpin-pemimpin negara Teluk.

”Iran jelas terlibat dalam perilaku berbahaya dan mengganggu stabilitas di negara yang berbeda di seluruh wilayah. Iran adalah negara sponsor terorisme,” kata Obama.

“(Negara) ini membantu menopang rezim Assad di Suriah. Mendukung Hizbullah di Libanon dan Hamas di Jalur Gaza. Negara ini membantu para pemberontak Houthi di Yaman. Jadi negara di kawasan itu benar-benar menjadi sangat prihatin tentang sepak terjang Iran, terutama dukungan untuk kekerasan proxy di perbatasan negara-negara lain,” lanjut Obama.

Presiden Obama dijadwalkan melakukan pembicaraan di Camp David pada Kamis besok bersama para pemimpin Teluk. Rencana pertemuan di Camp David itu sempat heboh, setelah Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz menolak undangan Obama untuk hadir. Raja Salman lantas mengutus putra mahkota Saudi untuk mewakilinya.

Obama mengungkap prioritas utama KTT Camp David. ”(Yaitu) untuk memperkuat kemitraan dekat kami, termasuk kerja sama keamanan kita, dan untuk mendiskusikan bagaimana kami dapat memenuhi tantangan bersama-sama. Itu termasuk bekerja guna menyelesaikan konflik di Timur Tengah yang telah mengambil begitu banyak nyawa tak berdosa dan menyebabkan begitu banyak penderitaan bagi orang-orang di wilayah itu,” ujar Obama.

“Seharusnya tidak ada keraguan tentang komitmen Amerika Serikat untuk keamanan kawasan dan untuk mitra Teluk kami,” imbuh Obama

Alasan kekhawatiran tentang sepak terjang Iran itulah yang membuat AS ingin mengekang program nuklir Iran dengan mengangkat sanksi atau embargo.

”Ketika datang ke masa depan Iran, saya tidak bisa memprediksi dinamika internal Iran. Di Iran, ada pemimpin dan kelompok yang selama puluhan tahun telah ditetapkan bertentangan dengan Amerika Serikat dan mitra regional kami,” kata Obama.
(mas)
Berita Terkait
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Memblokade Pelabuhan Iran?
Amerika Serikat Blacklist...
Amerika Serikat Blacklist Menteri Dalam Negeri Iran
SMURP Aksi Solidaritas...
SMURP Aksi Solidaritas di Monas, Serukan Boikot Produk Terafiliasi Israel dan AS
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Seberapa Penting Timur...
Seberapa Penting Timur Tengah bagi Amerika Serikat?
Presiden Iran Ebrahim...
Presiden Iran Ebrahim Raisi Tiba di AS, Demonstran Bikin Tiang Gantungan
Berita Terkini
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
5 jam yang lalu
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
6 jam yang lalu
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
7 jam yang lalu
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
8 jam yang lalu
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
9 jam yang lalu
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
10 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved