Eropa

Inggris diam-diam sadap serat optik internet global

Sabtu,  22 Juni 2013  −  12:29 WIB
Inggris diam-diam sadap serat optik internet global
Penyadapan internet (Ilustrasi)

Sindonews.com- Whistleblower NSA, Edward Snowden mengungkapkan, bahwa Pemerintah Inggris, diam-diam telah memperoleh akses rahasia untuk kabel serat optik, penghubung lalu lintas internet global dan panggilan telepon.
 
Bocoran itu disampaikan Snowden kepada The Guardian, yang dilansir pada Sabtu (22/6/2013).
 
Mengutip dokumen yang dibocorkan Snowden, surat kabar itu menulis, bahwa, Markas Komunikasi Pemerintah Inggris (GCHQ) telah menyadap sejumlah informasi pribadi secara besar-besaran dan berbagi dengan mitranya, National Security Agency (NSA), Amerika Serikat.
 
Dalam laporan The Guardian, mantan karyawan CIA yang bersembunyi di Hong Kong itu mengatakan, GCHQ dapat memanfaatkan dan menyimpan data dari kabel optik sampai 30 hari, sehingga dapat dianalisis di bawah kode operasi Tempora.
 
”Ini bukan hanya masalah AS. Inggris memiliki anjing besar (penyadap) di laga ini,” kata Snowden dalam pernyataanya yang ia tulis di kertas. ”Mereka (GCHQ) lebih buruk dari AS,” lanjut Snowden.
 
Guardian mengklaim, Tempora telah berjalan selama 18 bulan. Sedangkan GCHQ dan NSA mampu mengakses sejumlah komunikasi besar antara orang-orang yang sama sekali tidak bersalah.
 
”Mereka juga dapat menargetkan penyadapan pada tersangka, termasuk panggilan telepon, isi pesan email, entri Facebook dan riwayat browsing internet,” tulis The Guardian dalam laporannya.
 
Seorang Juru Bicara GCHQ mengatakan, mereka tidak akan mengomentari masalah-masalah intelijen dan mengklaim terus mematuhi rezim kepatuhan hukum yang ketat.


(esn)

views: 826x
shadow