Rusia Tolak Hasil Penyelidikan Insiden Jatuhnya MH17

Kamis, 29 September 2016 - 03:03 WIB
Rusia Tolak Hasil Penyelidikan...
Rusia Tolak Hasil Penyelidikan Insiden Jatuhnya MH17
A A A
MOSKOW - Juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Igor Konashenkov berpendapat bahwa kesimpulan penyidik insiden Malaysia Airlines menimbulkan keraguan. Ia mengklaim hasil penyelidikian itu berdasarkan informasi dari internet dan dinas khusus Ukraina.

Pesawat Malaysia Airlines jatuh pada 17 Juli 2014 oleh rudal yang ditembakkan dari wilayah timur Ukraina, menewaskan 298 orang didalamnya. Hasil penyidikan yang dipimpin oleh Belanda mengatakan bahwa pesawat nahas itu ditembak jatuh oleh rudal Buk buatan Rusia dari wilayah yang dikuasai kelompok pemberontak yang didukung Rusia. Penyidik mengatakan peluncur rudal di bawa dari Rusia dan kemudian kembali ke Rusia.

Menanggapi hasil temuan itu, Konashenkov bersikeras bahwa Rusia tidak pernah mengirimkan sistem pertahanan rudal ke Ukraina. "Sistem pertahanan rudal Rusia, termasuk Buk, tidak pernah menyebrangi perbatasan Rusia-Ukraina," bantah Konashenkov seperti dikutip dari Belfast Telegraph, Kamis (29/9/2016).

Sementara itu, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) mengatakan mereka mendukung temuan dari laporan sementara Tim Investigasi Gabungan. AS pun menyerukan digelarnya pengadilan bagi para pelaku penembakan.

"Meskipun tidak ada yang bisa mengambil kesedihan mereka yang kehilangan orang yang dicintai pada hari yang tragis itu, pengumuman ini merupakan langkah maju menuju pengadilan bagi mereka yang bertanggung jawab atas serangan keterlaluan ini," bunyi pernyataan Deplu AS.

Dikatakan AS akan terus bekerja dengan Tim Investigasi Gabungan dalam penyelidikan MH17 dan mendesak negara-negara lain untuk melakukannya juga.
(ian)
Berita Terkait
Hakim: Sudah Pasti MH17...
Hakim: Sudah Pasti MH17 Dijatuhkan Rudal BUK Rusia
Pengadilan Belanda Lacak...
Pengadilan Belanda Lacak Rudal BUK yang Jatuhkan Malaysia Airlines MH17
Mengenang Malaysia Airlines...
Mengenang Malaysia Airlines MH17 Dirudal Jatuh di Langit Ukraina, 298 Tewas Termasuk 12 WNI
Ada Indikasi Putin Suplai...
Ada Indikasi Putin Suplai Rudal yang Menembak Jatuh Pesawat MH-17
Tersangka Penembak Malaysia...
Tersangka Penembak Malaysia Airlines MH17: Rusia Harus Mengebom Nuklir Anggota NATO
Situasi Genting, Pesawat...
Situasi Genting, Pesawat Sipil Diminta Hati-hati Terbang di Langit Ukraina-Rusia
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
8 jam yang lalu
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
9 jam yang lalu
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
10 jam yang lalu
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
11 jam yang lalu
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
12 jam yang lalu
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
13 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved