Terlibat Kudeta, Jenderal Top Turki Terancam Hukuman Mati

Minggu, 17 Juli 2016 - 13:57 WIB
Terlibat Kudeta, Jenderal...
Terlibat Kudeta, Jenderal Top Turki Terancam Hukuman Mati
A A A
ANKARA - Pejabat militer top Turki, Jenderal Erdal Ozturk, telah ditangkap dan didakwa atas tuduhan pengkhianatan setelah terlibat upaya kudeta. Jenderal Turki ini terancam hukuman mati setelah Pemerintah Turki mempertimbangkan untuk menghidupkan kembali hukuman mati di negara itu.

Jenderal Ozturk dan para komplotannya semula dilaporkan melarikan diri ke Yunani dengan helikopter untuk menghindari dakwaan. Namun, mereka ditangkap di Yunani karena masuk secara ilegal dan telah dibawa ke Ankara.

Jenderal Erdal Ozturk sejatinya seorang jenderal yang memimpin tiga korps militer Turki. Ketika upaya kudeta berlangsung, para anak buah Ozturk berupaya menduduki lokasi-lokasi strategis di seluruh Istanbul pada Jumat malam namun dilawan ribuan warga sipil tak bersenjata.

Terlibat Kudeta, Jenderal Top Turki Terancam Hukuman Mati


Setidaknya ada dua jenderal dan sekitar 2.900 tentara Turki yang telah ditangkap setelah kudeta militer terhadap Pemerintah Presiden Tayyip Erdogan gagal.

Rencana untuk menghidupkan kembali hukuman mati di Turki disampaikan oleh Perdana Menteri Binali Yildirim. Namun, rencana ini akan jadi batu sandungan bagi Turki jika ingin bergabung ke Uni Eropa. Sebab, salah satu syarat bergabung ke Uni Eropa harus menghapus hukuman mati.


”Seperti yang Anda tahu, hukuman mati telah dihapus dari sistem hukum kami. Kami akan membahas langkah-langkah lebih lanjut yang harus kami ambil untuk mencegah upaya seperti itu di masa depan,” kata PM Yildirim pada hari Sabtu pagi ketika terjadi penangkapan aparat pro-kudeta, seperti dikutip Russia Today, semalam (16/7/2016).


Presiden Erdogan telah menegaskan bahwa semua pihak yang terlibat kudeta akan dihukum setimpal. ”Mereka akan membayar harga yang mahal karena pengkhianatan mereka,” katanya.
(mas)
Berita Terkait
Timnas Indonesia Dibungkam...
Timnas Indonesia Dibungkam Inggris 0-3 di Piala Dunia Amputasi
Banyak Bangunan Ambruk...
Banyak Bangunan Ambruk Saat Gempa, Turki Tahan 180 Orang
Hikmah di Balik Bencana,...
Hikmah di Balik Bencana, Perbatasan Armenia-Turki Dibuka untuk Pertama Kalinya
Jaga Amanah 106 Tahun,...
Jaga Amanah 106 Tahun, Keluarga Palestina Serahkan Uang Tentara Turki Utsmani
Harapan di Tengah Reruntuhan...
Harapan di Tengah Reruntuhan Gempa Dahsyat Turki-Suriah
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan...
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan ke Turki
Berita Terkini
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
26 menit yang lalu
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
2 jam yang lalu
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Venezuela: 235 Orang Tewas, 1.500 Luka, Banyak Jasad Terkubur Reruntuhan
3 jam yang lalu
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
4 jam yang lalu
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
4 jam yang lalu
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
5 jam yang lalu
Infografis
Iran Serukan Hukuman...
Iran Serukan Hukuman Mati untuk PM Benjamin Netanyahu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved