Pembom Nuklir AS Manuver, China: Enyah dari Pulau Kami!

Jum'at, 13 November 2015 - 08:23 WIB
Pembom Nuklir AS Manuver,...
Pembom Nuklir AS Manuver, China: Enyah dari Pulau Kami!
A A A
BEIJING - Militer China kesal ketika Amerika Serikat (AS) nekat mengirim dua pesawat pembom nuklir B-52 dan bermanuver di dekat pulau buatan China di Laut China Selatan. Militer China mengirim pesan teguran agar pesawat pembom nuklir AS itu hengkang dari kawasan Laut China Selatan.

Pesan teguran itu disampaikan militer China melalui saluran komunikasi radio yang terhubung ke pilot pesawat pembom nuklir B-52 AS.”Enyah dari pulau-pulau kami!,” bunyi teguran militer China yang ditirukan pejabat AS ketika berbicara kepada The Hill, Jumat (13/12/2015). (Baca juga: Tegang, 2 Pesawat Pembom Nuklir B-52 AS Manuver di Laut China Selatan)

Sementara itu, Pentagon mengatakan, penerbangan pesawat pembom nuklir AS adalah misi rutin sesuai hukum internasional. AS tetap menganggap wilayah Laut China Selatan sebagai wilayah internasional, di mana pesawat dan kapal negara mana pun bebas bernavigasi setiap saat.

”Kami melakukan penerbangan B-52 di wilayah udara internasional di bagian dunia sepanjang waktu," kata juru bicara Pentagon Peter Cook dalam konferensi pers, kemarin.

”Ada satu pesawat B-52, ada upaya yang dilakukan oleh pengendali daratan China untuk menjangkau pesawat itu dan pesawat yang terus melanjutkan misinya. Tidak ada yang berubah,” lanjut Cook, seperti dikutip Russia Today, semalam. Juru bicara pentagon lainnya, menyebut tidak hanya satu pesawat pembom yang bermanuver tapi dua.

Manuver pesawat pembom nuklir AS itu berlangsung 8-9 November 2015. Juru bicara Pentagon lainnya, Bill Urban mengatakan, ada dua pesawat pembom yang melakukan misi rutin itu.

Manuver itu hanya berselang sekitar dua minggu setelah kapal perang AS, USS Lassen bermanuver di wilayah yang berjarak 12 mil dari pulau buatan China di Kepualauan Spratly, Laut China Selatan. Aksi kapal perang AS itu telah diprotes keras Kementerian Luar Negeri China.

Ketua Komite Angkatan Bersenjata Senat AS, John McCain, meminta kepala Pentagon, Ashton Carter untuk memperjelas kepada publik terkait payung hukum dari manuver pesawat dan kapal militer AS di Laut China Selatan.

”Mengingat dinamika politik yang sensitif dan implikasi hukum dari tindakan kita, sangat penting bahwa tidak ada kesalahpahaman tentang tujuan kami baik dalam kawasan Asia-Pasifik atau di dalam lingkungan masyarakat internasional,” kata McCain dalam suratnya yang ditujukan pada Carter.
(mas)
Berita Terkait
Kapal Induk AS Gelar...
Kapal Induk AS Gelar Latihan di Laut China Selatan
Dekati Kepulauan Paracel,...
Dekati Kepulauan Paracel, China Kirim Peringatan ke Kapal Berpeluru Kendali AS
Kirim Kapal Perang Berpeluru...
Kirim Kapal Perang Berpeluru Kendali, AS Tantang Klaim China di LCS
AS Sangkal Kapal Perangnya...
AS Sangkal Kapal Perangnya Diusir China di Laut China Selatan
AS: Undang-undang Maritim...
AS: Undang-undang Maritim Baru China Langgar Perjanjian Internasional
Pesawat Bomber AS dan...
Pesawat Bomber AS dan Kapal Induk China 'Pemanasan' di Laut China Selatan
Berita Terkini
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
21 menit yang lalu
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
3 jam yang lalu
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
5 jam yang lalu
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
6 jam yang lalu
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
7 jam yang lalu
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
7 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved