Diserang Malam Hari, Politisi Perempuan Afghanistan dan Bodyguard Ditembak Mati
Senin, 16 Januari 2023 - 13:25 WIB
loading...
A
A
A
"Nabizada adalah juara tak kenal takut untuk Afghanistan," kata mantan anggota Parlemen Afghanistan, Mariam Solaimankhil, di Twitter.
"Seorang perintis sejati—wanita yang kuat dan blakblakan yang membela apa yang dia yakini, bahkan saat menghadapi bahaya," lanjut dia.
"Meski ditawari kesempatan untuk meninggalkan Afghanistan, dia memilih tinggal dan berjuang untuk rakyatnya," imbuh Solaimankhil.
Nabizada (32) berasal dari provinsi timur Nangarhar, dan terpilih sebagai anggota Parlemen dari Kabul pada 2018.
"Saya sedih dan marah dan ingin dunia tahu!" tweet Hannah Neumann, seorang anggota Parlemen Eropa, sebagai tanggapan atas pembunuhan itu.
"Dia terbunuh dalam kegelapan, tapi Taliban membangun sistem apartheid gender mereka di siang hari."
"Seorang perintis sejati—wanita yang kuat dan blakblakan yang membela apa yang dia yakini, bahkan saat menghadapi bahaya," lanjut dia.
"Meski ditawari kesempatan untuk meninggalkan Afghanistan, dia memilih tinggal dan berjuang untuk rakyatnya," imbuh Solaimankhil.
Nabizada (32) berasal dari provinsi timur Nangarhar, dan terpilih sebagai anggota Parlemen dari Kabul pada 2018.
"Saya sedih dan marah dan ingin dunia tahu!" tweet Hannah Neumann, seorang anggota Parlemen Eropa, sebagai tanggapan atas pembunuhan itu.
"Dia terbunuh dalam kegelapan, tapi Taliban membangun sistem apartheid gender mereka di siang hari."
Lihat Juga :