5 Negara Mayoritas Muslim Penghasil Gas Alam Terbesar di Dunia, Nomor 4 di Afrika

Jum'at, 13 Januari 2023 - 22:01 WIB
loading...
5 Negara Mayoritas Muslim...
Pekerja membangun jaringan pipa gas Iran dan Pakistan. Foto/REUTERS
A A A
TEHERAN - Terdapat sedikitnya lima negara mayoritas muslim penghasil gas alam terbesar di dunia. Salah satunya bahkan berhasil menduduki peringkat ketiga di dunia, tepat di bawah Amerika Serikat (AS) dan Rusia.

Pada perkembangannya, gas alam menjadi kebutuhan primer penduduk di sejumlah negara. Sebagai contoh, bisa digunakan untuk pembangkit listrik, bahan bakar kendaraan, hingga menghidupkan pemanas ruangan.

Dilansir dari laman Visual Capitalist, Jumat (13/1/2023), berikut deretan negara mayoritas muslim penghasil gas alam terbesar di dunia.

1. Iran

Iran merupakan salah satu negara yang berada di kawasan Asia Barat. Dengan ibu kota di Taheran, negara ini berbatasan dengan Azerbaijan dan Armenia di barat laut, Afghanistan dan Pakistan di timur, serta Turki dan Irak di bagian baratnya.

Sebagai salah satu negara dengan populasi Muslim mayoritas, Iran juga diketahui masuk dalam daftar penghasil gas alam terbesar di dunia. Mereka berada di peringkat ketiga, tepat di bawah Amerika Serikat dan Rusia.

Pada tahun 2021, Iran menghasilkan sekitar 256,7 miliar meter kubik gas alam. Adapun angka tersebut setara dengan 6,4% dari total keseluruhan produksi global.

Akan tetapi, jika dibandingkan dengan AS ataupun Rusia, jumlah tersebut masih terpaut cukup jauh.

Dalam hal ini, Negeri Paman Sam memproduksi lebih dari 900 miliar meter kubik, sementara Moskow sekitar 700 miliar meter kubik lebih.

2. Qatar

Berikutnya ada Qatar. Negara yang memiliki perbatasan darat dengan Arab Saudi di bagian selatannya ini berada di baru saja menyelenggarakan pesta sepak bola terbesar di dunia, yakni Piala Dunia 2022.

Berstatus sebagai gelaran termahal, ternyata hal tersebut tak lepas dari kekayaan melimpah yang dimiliki Qatar. Dalam hal ini, salah satu sumber pemasukan mereka adalah gas alam yang produksinya

Pada tahun 2021, Qatar tercatat telah memproduksi sekitar 177 miliar meter kubik gas alam. Angka tersebut mewakili sekitar 4,4% dari produksi total gas alam di dunia.

3. Arab Saudi

Negara mayoritas muslim penghasil gas alam terbesar berikutnya adalah Arab Saudi. Negara yang dipimpin Raja Salman ini diketahui telah mendapat peningkatan produksi hampir 4% dari tahun sebelumnya.

EIA melaporkan alasan pertumbuhan tersebut disebabkan peningkatan sumur gas alam di negaranya. Tercatat, pada tahun 2021, Arab Saudi menghasilkan gas alam mencapai 117,3 miliar meter kubik.

Angka tersebut setara dengan 2,9% dari total produksi gas alam di dunia. Hal ini menempatkannya sebagai produsen gas alam terbesar kedelapan di dunia.

4. Aljazair

Beralih ke Afrika, ada Aljazair. Negara ini memiliki perbatasan dengan Tunisia di timur laut, Libya di timur, Niger di tenggara, Mali di barat daya, serta Maroko di bagian baratnya.

Selain dikenal sebagai negara mayoritas muslim, Aljazair juga menjadi salah satu penghasil gas alam terbesar di dunia.

Pada tahun 2021, tercatat mereka telah memproduksi 100,8 miliar meter kubik gas alam atau setara 2,5% dari total produksi global.

5. Turkmenistan

Turkmenistan adalah negara di kawasan Asia Tengah. Negara ini berbatasan dengan Uzbekistan di utara, Afghanistan di tenggara, Iran di selatan dan barat daya, serta Kazakhstan di barat laut.

Dalam statusnya, Turkmenistan juga memiliki produksi gas alam yang cukup besar. Meski tak masuk daftar 10 besar dunia, mereka menghasilkan 79,3 miliar meter kubik gas alam pada tahun 2021 lalu.

Selain kelima negara tersebut, sejatinya masih terdapat sejumlah negara mayoritas Muslim yang memiliki produksi gas alam besar. Di antaranya adalah Malaysia (74,2 bcm), Mesir (67,8 bcm), dan lain sebagainya.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Iran Tersingkir dari...
Iran Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Gagal Lolos Akibat Gol di Detik Terakhir
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
JAECOO Catat 20.000...
JAECOO Catat 20.000 Pengiriman J5 EV di Indonesia, Ini Target Selanjutnya
Kecam Dugaan Intimidasi...
Kecam Dugaan Intimidasi Dokter di NTT, Ninik: Sanksi Disiplin Jika Kader PKB Terlibat
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Berita Terkini
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved